Lifestyle

5 Tips Menghindari Drama Gak Penting dengan Orang Lain

Menghindari berurusan dengan drama king atau queen.

Kezia Kevina Harmoko

Posted on August 16th 2021

(Ilustrasi: pch.vector/Freepik)

Buat kalian yang masuk ke lingkungan baru mungkin karena memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi… selamat! Kita pastinya bertemu dengan orang-orang baru dan harus memahami karakter yang berbeda-beda. Mungkin, proses tersebut nggak berjalan lancar dan tersandung masalah dan jadi deh drama baru dalam hidup kita.

Eits, terseret ke drama itu sebenarnya wajar kok. Namun, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menjauh dari drama-drama nggak penting yang mengurasi energi. Nih, simak beberapa tips-nya, seperti yang dilansir dari Psychology Today.

Tentukan circle-mu

Circle pertemanan kita mungkin berbeda-beda besarnya. Ada yang punya banyak teman karena tipe yang suka bersosialisasi, ada yang lingkarannya kecil banget. Mau punya circle besar atau kecil, penting buat mengelompokkan teman dalam beberapa lapisan.

Tentukan beberapa orang menjadi inner circle, orang yang benar-benar dekat, positif, dan memang klik dengan kita. Tentukan juga yang menjadi outer circle, teman yang tidak terlalu dekat, tapi masih cukup nyambung.

Nah, prioritaskan untuk berinteraksi dengan inner circle. Terbukalah dengan mereka apalagi kalau mereka juga terbuka dengan kita. Ingat, bukan berarti yang outer circle dibiarkan begitu aja. Kalau ada orang dari outer circle yang bercerita atau minta pertolongan, lakukan yang bisa dilakukan. Siapa tahu mereka bisa naik level jadi inner circle~

Sesuaikan respons dengan situasi

Ketika kita cukup beruntung untuk jadi pendengar, perhatikan situasi dengan detail. Kalau seseorang bercerita tentang hal sensitif yang sarat emosi, pastikan kita tidak menyalahkan dan suarakan dukungan.

Nggak perlu berusaha memberi nasihat atau solusi nasihat kalau nggak diminta. Namun, kalau si pencerita justru cenderung dramatis dan merasa jadi korban padahal bukan, ada baiknya tetap netral.

Kalau si pencerita marah karena kita nggak memihak mereka, jangan terpancing emosi, dan sebut bahwa kita merasa kurang nyaman dengan tuntutan mereka. Kalau mereka nggak menerima apa yang kita rasakan, mulai buat jarak deh.

Fokus ke hidup sendiri

Jelas dong. Urusi dulu hidup kita sebelum terlibat dengan hidup orang lain. Perkembangan diri sendiri jauh lebih penting untuk dikejar daripada terus mengurusi dengan masalah orang lain. Eits, bukan berarti kita jadi mementingkan diri sendiri aja terus nggak peduli sama orang lain ya!

Kalau melihat seseorang yang perlu bantuan, bantu kalau bisa. Kalau seseorang yang tampaknya butuh bantuan, tapi enggak meminta, tanyakan dulu. Kita nggak bisa membantu orang yang gak mau dibantu. Bukan tanggung jawab kita juga untuk menyelesaikan setiap masalah orang lain. Mending bantu diri sendiri~

Terapkan Batasan

Punya batasan berinteraksi mencegah kita terseret ke drama orang lain. Menerapkan batasan akan membantu orang lain paham seberapa jauh kita bisa terlibat dengan mereka. Batasan ini bisa digambarkan dengan cara berbicara, intensitas bertemu, dan lain-lain.

Kalau si pencerita tampaknya nggak mengenal batasan kita, sebutkan sedari awal. Misal nih misal, ada pacar si A yang curhat dan si A terkenal drama banget. Lebih baik arahkan untuk langsung membicarakan masalah dengan si A atau berkonsultasi dengan pihak yang memang berwenang seperti konselor. Lagipula, bisa apa sih kita sebagai teman membantu masalah yang kita sendiri nggak terlibat di dalamnya?

Nggak usah merasa jadi pahlawan

Lebih baik enggak usah ingin jadi pahlawan super yang menyelamatkan orang lain dari kehancuran. Kita nggak akan bisa mengubah orang lain kalau mereka gak mau. Kalau bisa berjasa buat orang lain itu bagus, tapi nggak usah ikut campur kalau gak diminta.

Tetap netral, logis, dan nggak emosional saat menghadapi drama king atau queen. Reaksi emosi justru menyenangkan bagi pembuat drama. Makin runyam deh. Kalau memang dihadapkan dengan orang yang toxic, lebih baik putuskan hubungan pertemanan biar tetap waras.

Nah, itu dia beberapa tips menghindari konflik atau drama di dunia pertemanan. Semoga hubungan kalian terbebas dari drama ya~

Related Articles
Lifestyle
4 Langkah Memperkuat Pertemanan, Biar Gak Sekadar Nyapa atau Tanya Kabar Doang

Lifestyle
4 Tanda Kalau Circle Pertemananmu Gak Suportif dan Harus Dihindari

Lifestyle
Self-Gaslighting, Dampak Gaslighting yang Pengaruhi Pandangan tentang Diri