Current Issues

Masuk Tahun Ajaran Baru, Ribuan Siswa di AS Dikarantina Akibat Varian Delta

Dwiwa

Posted on August 15th 2021

Tahun ajaran baru telah dimulai di Amerika Serikat. Namun baru beberapa hari memasuki tahun ajaran, pandemi Covid-19 telah memaksa ribuan siswa untuk menjalani karantina. Para ahli memperkirakan bahwa infeksi anak akan terus meningkat sehingga lebih banyak sekolah akan ditutup.

Di Mississippi misalnya. Menurut laporan Business Insider, lebih dari 4.400 siswa telah menjalani karantina dari 2 hingga 6 Agustus saat kasus di wilayah tersebut bertambah dua kali lipat dalam dua minggu terakhir.

Pearl River Central High School, salah satu sekolah di Mississippi, telah mengkarantina hampir 40 persen dari siswanya sejak 5 Agustus. Seluruh distrik sekolah telah melakukan pembelajaran virtual setidaknya dua minggu agar aman, berdasar laporan Mississippi Press.

Di Reno, Nevada, lebih dari 80 siswa kemungkinan terpapar Covid-19 pada Senin setelah anak yang terinfeksi dikirim ke sekolah oleh orang tuanya.

“Saya pikir musim gugur ini akan sangat menantang bagi sekolah,” ujar Richard Besser, mantan direktur pelaksana Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), dalam acara NBC Today. “Saya pikir anak-anak seharusnya anak-anak di kelas. Tetapi apa yang akan kita lihat adalah wabah kecil, kluster di sekolah berbeda, sekolah ditutup, dibuka kembali.”

Sejauh ini, infeksi pediatrik sedang meningkat di Amerika Serikat. Hampir 94 ribu kasus Covid-19 anak antara 30 juli dan 5 Agustus – lebih dari dua kali lipat jumlah kasus anak yang tercatat selama dua minggu sebelumnya. Rawat inap anak rata-rata telah meningkat 27 persen dalam seminggu terakhir.

Ilmuwan setuju jika varian Delta tampaknya telah membuat ledakan kasus di sekolah. Menurut beberapa studi, varian ini dua atau tiga kali lebih menular dibanding varian aslinya dan orang yang sudah divaksin pun masih bisa menyebarkannya.

“Varian Delta telah menimbulkan risiko baru dan lebih mengancam bagi anak-anak dan remaja di seluruh negeri ini, seperti juga yang terjadi pada orang dewasa yang tidak divaksinasi,” tulis Dr Lee Savio Beers, presiden American Academy of Pediatrics dalam sebuah surat kepada Food and Drug Administration (FDA). Dalam surat itu, Beers meminta FDA tersebut segera memastikan vaksin Covid-19 untuk anak-anak dapat disahkan secepat mungkin.

Sebenarnya, protokol kesehatan yang selama ini diterapkan, seperti memakai masker dan jaga jarak masih memberikan perlindungan dari Covid-19. Hanya saja, dengan adanya varian Delta, kesalahan kecil saja akan menimbulkan risiko besar.

“Masker dan jaga jarak masih bekerja melawan Delta. Hanya saja, kita harus lebih hati-hati,” ujar Hilary Babcock, direktur medis pencegahan infeksi Rumah sakit Barnes-Jewish dan St Louis Children di Missouri.

Sayangnya, beberapa wilayah di AS menetapkan aturan yang melarang mandat masker di sekolah, seperti misalnya di Florida dan Texas. Kedua wilayah ini mengalami lebih banyak rawat inap pediatrik setiap hari dibanding dengan negara bagian lain.

Texas mencatat 54 rawat inap pediatrik per hari antara 1 dan 9 Agustus. Sedangkan Florida mencatat 40 rawat inap anak perhari selama periode yang sama. Sementara rata-rata nasional hanya ada 5 rawat inap anak setiap hari per negara bagian dalam rentang waktu tersebut.

Bukan hanya karena aturan  dari pemerintah, sejumlah sekolah yang ingin menerapkan pemberlakuan penggunaan masker juga mengalami kesulitan memaksa siswanya bermasker.

Laporan media lokal CBS12, bahkan di Palm Beach yang tetap menerapkan mandat masker, hampir 500 siswa di wilayah tersebut di karantina karena terpapar Covid-19 . Hal ini terjadi karena selama beberapa hari pertama masuk sekolah hampir 6.400 siswanya tidak memakai masker.

Harapan terbesar untuk menghentikannya adalah vaksin yang bisa segera disetujui untuk diguakan pada anak usia 5 hingga 11 tahun. Pfizer diperkirakan memiliki data soal efikasi vaksin pada kelompok usia ini pada akhir September, sehingga pada Oktober bisa mendapat persetujuan untuk digunakan pada anak usia 5 hingga 11 tahun.(*)

Related Articles
Current Issues
Melonjak Tajam, Kasus Covid-19 pada Anak Naik dari 2 Persen jadi 24 Persen

Current Issues
Di AS, Mahasiswa yang Tolak Vaksinasi Bakal Dapat Sanksi dari Kampus

Current Issues
Antisipasi Klaster Sekolah, Yuk Ingat Kembali Persiapan Saat PTM