Tech

Google Izinkan Orang Tua Hapus Foto Anak dari Hasil Penelusuran Gambar

Jingga Irawan

Posted on August 11th 2021

Fitur dan kebijakan ramah anak kini menjadi fokus utama yang dikembangkan oleh banyak raksasa teknologi. Google pun sekarang izinkan orang tua meminta perusahaan untuk menghapus gambar anak-anak mereka dari hasil pencarian Google.

Dilansir dari BBC International pada Rabu (11/8), kebijakan itu termasuk dalam serangkaian perubahan pada langkah-langkah keselamatan anak di beberapa produk Google. Perusahaan juga akan menghapus "konten yang terlalu komersial" dari YouTube versi anak-anak dan mengubah jenis iklan yang dapat ditargetkan anak di bawah 18 tahun.

Selain Google, Instagram juga telah membuat akun seseorang di bawah 16 tahun menjadi private secara otomatis. Dan, beberapa waktu lalu, Tiongkok juga telah menindak kebiasaan bermain game remaja dan menggugat perusahaan teknologi Tencent atas salah satu fitur, Youth Mode, di aplikasi perpesanan WeChat.

Kritik Terhadap Google

Politisi AS mengecam Google untuk produk YouTube Kids-nya, menyebutnya sebagai “tanah kosong berisi konten konsumerisme.” Perusahaan kemudian mengklaim akan mengubah pendekatannya pada “konten komersial untuk anak-anak.”

“Kami tak pernah mengizinkan penempatan produk berbayar di YouTube Kids,” kata Google.

“Dalam beberapa minggu mendatang, kami juga akan mulai menghapus konten yang terlalu komersial dari YouTube Kids, seperti video yang hanya berfokus pada kemasan produk atau secara langsung mendorong anak-anak untuk membelanjakan uang.”

YouTube juga akan menonaktifkan fitur putar otomatis sebagai setelan default, untuk anak-anak, baik di aplikasi Kids maupun mainstream. Langkah ini bertujuan mencegah video yang tak sesuai dapat terputar secara otomatis.

Jejak digital

Mengizinkan pengguna menghapus hasil pencarian gambar anak-anak. Mereka akan memberikan kontrol lebih besar atas jejak digital pengguna.

“Tentu saja, menghapus gambar dari pencarian tak berarti menghapusnya dari web, tetapi kami yakin perubahan ini akan membantu anak muda lebih mengontrol gambar mereka secara online."

Adapun perubahan lainnya:

– Menghentikan penargetan iklan berdasarkan usia, jenis kelamin, atau minat anak-anak

– Mencegah jenis iklan "peka terhadap usia" ditampilkan kepada pengguna yang lebih muda

– Mengubah mode default untuk video yang diunggah, untuk anak-anak, menjadi "opsi paling pribadi"

– Mengaktifkan mode penyaringan dewasa Pencarian Aman untuk anak di bawah umur

– Mencegah anak muda menggunakan Riwayat Lokasi, fitur yang melacak dan mencatat lokasi ponsel secara terus-menerus

– Fitur baru saran orang tuadi toko aplikasi Google Play

“Beberapa negara menerapkan peraturan di bidang ini, dan karena kami mematuhi peraturan ini, kami mencari cara untuk mengembangkan pengalaman produk yang konsisten dan kontrol pengguna untuk anak-anak dan remaja,” kata Google.

Namun, tak menutup kemungkinan bahwa anak-anak mungkin berbohong terkait pengisian usia mereka yang sebenarnya agar dapat menghindari kebijakan semacam ini. Dan langkah-langkah verifikasi usia tak banyak digunakan di luar penjualan online produk seperti nikotin dan alkohol.(*)

Foto: Pixabay

Artikel Terkait
Tech
YouTube Hapus 1 Juta Video Mengandung Informasi Salah tentang Covid-19

Tech
Google Desain Ulang ‘Search’, Gunakan Teknologi AI dan Fitur Baru

Tech
Bikin Konten di Shorts, Kreator Bisa Dapat Rp 134 Juta Sebulan dari YouTube