Lifestyle

Tujuh Kesalahan Fatal yang Bisa Bikin Hubungan Rusak dan Sulit Diperbaiki

Coba observasi hubunganmu deh.

Kezia Kevina Harmoko

Posted on August 8th 2021

(Gambar: jcomp/Freepik)

Buat kamu yang lagi in relationship, pasti banyak tantangan buat mempertahankan hubungan. Namun, ada tujuh kesalahan yang bisa dibilang jadi “dosa besar” dalam hubungan dan bikin keadaan runyam, seperti yang dilansir dari Psychology Today.

1. Terus menerima, gak mau memberi

Hubungan yang sehat diusahakan dua pihak, bukan sebelah doang. Masalah bakal muncul kalau salah satu pihak merasa terus memberi, tapi nggak pernah menerima sesuatu yang setimpal. Entah itu perhatian, keterbukaan emosional, hadiah, apa pun itu, semuanya harus seimbang. Nggak ada tuh yang nge-carry hubungannya sendirian.

2. Kurang berempati

Empati punya banyak bentuk. Yang paling sederhana misalnya mendengarkan pasangan kalau ia lagi sedih atau putus asa. Bisa juga dengan ikut bahagia kalau si doi berhasil melakukan sesuatu yang membanggakan.

Bentuknya beragam, tapi harus ada dalam setiap hubungan. Cara mengekspresikannya bisa berbeda setiap orang, tergantung love language yang dimiliki, jadi penting buat memahami satu sama lain. Yang jelas kalau sudah berbagi cerita dan si pasangan nggak merespons, perlu dipertanyakan tuh kesehatan hubungan kalian.

3. Menghina pasangan sendiri

Menghina secara umum aja sudah salah, apalagi ke pasangan sendiri. Sebenarnya bukan berarti hubungan yang sehat selalu berjalan mulus dan tanpa omongan menyakitkan, tapi jumlahnya masih wajar. Coba dikira-kira perbandingan omongan yang menyakitkan dan omongan yang membangun. Kalau rasionya masih 1:1, itu masih normal. Kalau sudah mencapai 5:1, ada sesuatu yang salah.

4. Selalu menyalahkan

Nggak ada manusia yang gak pernah salah. Dalam hubungan, kesalahan pasti ada. Namun, kalau di doi gak pernah mengakui kesalahan dan justru menyalahkan pasangannya sendiri… itu red flag alias peringatan.

Misal si doi memang salah, tapi justru menuduh pasangannya terlalu khawatir, “gila”, cemburu, insecure, malas, paranoid, atau kurang percaya. Itu salah satu tindakan gaslighting dan ciri-ciri seseorang yang abusive.

5. Kurang komunikasi

Komunikasi dalam hubungan bukan sekadar nge-chat gombalan atau nge-call 12 jam sampai ditinggal tidur. Komunikasi yang terpenting harus mengandung keterbukaan, kejujuran, dan dilakukan rutin.

Hubungan yang sehat juga harus mengalami pembicaraan tentang konflik, bukan hanya diam kalau ada masalah terus tiba-tiba ba(l)ikan. Menghindari pembicaraan sulit yang mengandung perbedaan pendapat justru nggak baik buat hubungan.

6. Tidak setia

Nggak perlu ditanya lagi, kesetiaan memang penting. Namun, nggak setia bukan cuma masalah punya hubungan romantis dengan orang lain. Bisa juga seseorang lebih banyak menghabiskan waktu dan lebih banyak effort buat teman sekumpulan atau komunitas lain daripada sama pasangan sendiri—itu juga gak baik buat relationship~

7. Nggak ada perawatan hubungan

Bukan cuma wajah atau motor yang perlu perawatan. Hubungan juga. Penting buat melakukan usaha biar hubungan nggak sekadar status, tapi juga bermakna. Bisa dengan menghabiskan waktu bersama secara rutin, mendiskusikan apa yang harus diperbaiki dalam hubungan, mempelajari kebiasaan dan kesukaan dan kesukaan pasangan, dan lain-lain.

Nah, hubungan yang sehat seharusnya terhindar dari tujuh poin di atas. Sebaliknya, kalau hubunganmu abusive atau toxic, pasti ada beberapa (bahkan semua) poin di atas yang kamu rasakan. (*)

 

Related Articles
Lifestyle
17 Kalimat Andalan Pasangan Toxic Ini Bisa Menghancurkan Hubungan

Lifestyle
Kenapa Silent Treatment Lebih Menyakitkan dari Bertengkar Hebat sama Pasangan?

Lifestyle
Kasus Toxic Relationship Viral di Twitter, Kenapa sih Susah buat Langsung Putus?