Tech

Dari Snowden Sampai WhatsApp Kritik Rencana Apple Soal Fitur Keamanan Bagi Anak

Jingga Irawan

Posted on August 7th 2021

Sistem baru Apple yang bertujuan menghapus pelecehan anak rupanya semakin diperdebatkan. Dilansir dari The Verge, Sabtu (7/8), Kepala Whatsapp Will Cathcart mengatakan bahwa WhatsApp tak akan mengadopsi fitur ramah anak Apple yang baru, yang dimaksudkan untuk menghentikan penyebaran gambar pelecehan anak.

Dalam utas Twitter, Will menjelaskan keyakinannya bahwa Apple "telah merancang software yang dapat memindai semua foto pribadi di smartphone pengguna." Itu berarti Apple dengan leluasa bisa melihat gambar di smartphone seseorang. Dan mengatakan bahwa Apple telah mengambil jalan yang salah dalam mencoba meningkatkan responsnya terhadap materi pelecehan seksual anak.

Fitur baru Apple rencananya melibatkan pengambilan hash gambar yang diunggah ke iCloud, dan membandingkannya dengan database terkait pelecehan seksual anak. Fitur ini rencananya diluncurkan di AS.

Menurut Apple, langkah ini memungkinkan perusahaan untuk menyimpan data pengguna terenkripsi, dan menjalankan analisis di smartphone, hingga melaporkan adanya aktivitas ilegal ke pihak berwenang jika terbukti mereka membagikan gambar pelecehan anak.

Bukan hanya WhatsApp yang mengkritik fitur kemaman anak baru Apple, Edward Snowden, Electronic Frontier Foundation (EFF), ahli teknologi di seluruh negeri juga menyampaikan kritik yang ditujukan terhadap kebijakan baru Apple.

Seorang profesor di Universitas Johns Hopkins, Matthew Green, menganalisis fitur tersebut sebelum diumumkan secara publik. Ia men-tweet soal rencana Apple dan tentang bagaimana sistem hashing dapat disalahgunakan oleh pemerintah dan aktor jahat.

Ahli teknologi sekaligus mantan karyawan CIA, Edward Snowden, juga me-retweet artikel Financial Times tentang sistem tersebut. Ia mengutip kalimat seorang ahli yang menyatakan bahwa “Ini adalah ide yang benar-benar mengerikan, karena akan mengarah pada pengawasan massal terdistribusi dari smartphone dan laptop kita."

Namun, Apple juga memiliki fitur pendukung lain dari sistem keamanan anak miliknya yang dinilai bagus bagi sebagian orang-orang yang setuju rencana tersebut, perusahaan melibatkan peringatan opsional kepada orang tua jika anak mereka di bawah 13 tahun mengirim atau melihat foto yang berisi konten seksual eksplisit. (*)

Related Articles
Tech
Apple Bantah Fitur Deteksi Pelecehan Anaknya Jadi Alat Pengawasan Pemerintah

Tech
WhatsApp Punya Beberapa Fitur Baru, Ada yang Bisa Buat Kirim Pesan Rahasia

Tech
WhatsApp Siapkan Fitur Transkrip, Bisa Ubah Voice Note Jadi Teks