Current Issues

PPKM Level 4 Diperpanjang Sampai 9 Agustus, Ini Aturan yang berlaku

Dwiwa

Posted on August 3rd 2021

Lonjakan kasus Covid-19 di Indomesia masih cukup tinggi. Jumlah penambahan kasus harian masih mencapai angka lebih dari dua puluh ribu. Begitu juga angka kematian masih berada di atas seribu setiap hari.

Upaya pemerintah menekan lonjakan kasus dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali dan sejumlah wilayah lain pada 3-20 Juli 2021 silam masih belum membuahkan hasil memuaskan.

Perpanjangan kebijakan yang kemudian berganti nama menjadi PPKM level 4 pada 20-25 Juli serta 26 Juli-2 Agustus juga belum mencapai target. Presiden Joko Widodo pun mengumumkan untuk kembali memperpanjang PPKM level 4 untuk periode 3-9 Agustus.

“Dengan mempertimbangkan beberapa indikator kasus pada minggu ini, pemerintah memutuskan untuk melanjutkan PPKM level 4 dari tanggal 3-9 Agustus 2021 di beberapa kabupaten kota tertentu dengan penyesuaian pengaturan aktivitas dan mobilitas masyarakat sesuai dengan kondisi masing-masing daerah,” jelas Jokowi lewat siaran pers melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Jokowi, PPKM level 4 pada periode sebelumnya telah membawa perbaikan dalam skala nasional. Mulai dari konfirmasi kasus harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan, hingga presentase keterisian tempat tidur (BOR).

Presiden juga menyampaikan ucapan terima kasih atas pengertian dan dukungan masyarakat Indonesia terhadap pelaksanaan PPKM. Jokowi pun mengingatkan jika kedisiplinan penerapan protokol kesehatan menjadi kunci bagi mata pencaharian dan kesehatan masyarakat.

Sejumlah wilayah yang masuk dalam daftar wilayah level 3 dan level 4 ini termasuk di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan seluruh kabupaten dan kota di Di Yogyakarta. Total ada 96 kabupaten/kota di 7 provinsi tersebut.

Sedangkan untuk di luar pulau Jawa, PPKM level 4 akan diterapkan di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Dari pulau-pulau tersebut, total ada 21 provinsi dan 45 kabupaten/kota yang akan menerapkan PPKM level 4.

Sementara itu, untuk aturan yang berlaku selama pemberlakukan PPKM level 4 ini tidak terlalu berbeda dengan sebelumnya. Misalnya untuk daerah yang berada di level 3 dan level 4, kegiatan non esensial tetap dilakukan secara daring. Sedangkan kegiatan esensial boleh beroperasi hingga 50 persen dari kapasitas normal.

Lalu untuk sektor kritikal, diizinkan untuk melakukan aktivitas secara tatap muka 100 persen dengan wajib menerapkan protokol kesehatan ketat. Sementara sektor pemerintah daoat beroperasi dengan kapasitas hanya 25 persen dari normal.

Hal yang berbeda terjadi pada wilayah yang berada di level 2 di mana sektor esensial mendapat tambahan kapasitas menjadi 75 persen. Sementara untuk sektor pemerintah di wilayah yang masuk level 2 bisa beroperasi hingga 50 persen.

Sementara untuk pelaku perjalanan darat di Jawa-Bali syarat yang dibutuhkan juga masih sama. Pelaku perjalanan wajib menunjukkan kartu vaksin (minimal dosis 1) dan hasil tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam. (*)

 

Artikel Terkait
Current Issues
Perketat Maskermu! Kasus Harian Covid-19 Indonesia Pecah Rekor

Current Issues
Minggu Ini, Positivity Rate Covid-19 di Indonesia Terendah Sejak Maret 2020

Current Issues
Indonesia Catat Kenaikan Kasus Terendah Sejak Setahun Terakhir