Tech

Fokus Penjualan Jarak Jauh, Tesla Bakal Tutup Toko Fisik Mewah di Mal

Jingga Irawan

Posted on July 29th 2021

Credit: Tesla

Selama bertahun-tahun, Tesla telah menggunakan toko fisik mewah di pusat perbelanjaan untuk aktivitas promosi penjualan mobilnya. Namun sepertinya hal itu akan segera berakhir. Beredar kabar bahwa perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk tersebut akan segera mengubah strategi pemasarannya.

Menurut kabar yang dilansir CNET, Kamis (29/7), Tesla akan segera mengakhiri program pemasaran yang mewah dan mahal. Sebaliknya, mereka bakal fokus pada toko yang lebih murah, pengelolaan armada test drive jarak jauh, dan pengembangan pusat pengiriman.

Pada awal 2019, Elon Musk mengatakan jika perusahaan akan menutup sebagian besar toko fisiknya dan mengalihkan penjualannya secara online. Langkah ini dibenarkan karena data Tesla menunjukkan bahwa sebagian besar pembeli sudah melakukan pemesanan secara online. Tapi saat itu Tesla akhirnya putar balik arah. Mereka tetap mempertahankan sejumlah besar gerai mewahnya di mal-mal.

Dan sekarang, Tesla ingin kembali menerapkan rencana 2019 dengan strategi lebih matang. Menurut sumber anonim yang mengetahui masalah ini, Tesla akan menutup beberapa lokasi ritel. Tujuannya sama seperti rencana 2019, yakni agar bisa fokus pada penjualan online. 

Tesla berencana membuat sebagian besar karyawannya bekerja secara jarak jauh dalam melayani pelanggan yang melakukan pemesanan online.

Saat ini, ketika seseorang memesan kendaraan Tesla secara online, pelanggan diberi "Tesla Advisor" di toko lokal mereka untuk membantu menyelesaikan proses hingga pengiriman. Nah, sebagai gantinya, beberapa karyawan Tesla dari toko fisik akan bekerja dari toko virtual pusat. Mereka yang akan membantu pembeli online di pasar tertentu tanpa kehadiran langsung.

Menutup toko di pusat perbelanjaan bukan berarti Tesla berhenti untuk memperluas kehadirannya di tengah konsumen. Alih-alih menyewa ruang mahal di pusat perbelanjaan, Tesla akan mencari ruang yang lebih murah. Seperti misalnya tempat parkir mal, gudang, dan lokasi lain. Tapi tempat-tempat itu sifatnya hanya untuk mengelola armada test drive.

Karyawan Tesla yang bekerja dari jarak jauh akan dapat memandu pembeli melakukan test drive menggunakan kendaraan dari lokasi yang paling terdekat dengan calon konsumen. Karyawan itu dari jarak jauh akan memandu membuka kunci mobil dan membiarkan calon konsumen melakukan test drive mandiri..

Dengan strategi yang fokus pada penghematan sewa berharga tinggi, Tesla akan membuka lebih banyak pusat pengiriman di area yang lebih murah. Pusat pengiriman tersebut bisa juga digabungkan dengan pusat layanan. Sehingga akan disebut sebagai "Tesla Centers". (*)

Related Articles
Tech
Tesla Turunkan Harga Jual Model Y untuk Tarik Pembeli Selama Pandemi

Tech
Berambisi Kuasai Pasar EV dan AV, General Motors Berinvestasi Rp 503 Triliun

Tech
Ford Produksi Sel Baterai Kendaraan Listrik Bareng Produsen Korea Selatan