Interest

Merajanya Korean (Sheet) Mask

Hening Swastika

Posted on September 18th 2018

Dua hingga tiga tahun belakangan, dunia semakin tergila-gila aja dengan produk-produk kecantikan asal Korea Selatan. Terbukti dengan selalu ramainya ‘buka jastip’ kosmetik Korea dan menjamurnya gerai kosmetik asal Korea di tanah air.

Well, thanks to it, kita jadi lebih peduli soal kesehatan kulit (khususnya wajah). Lebih mau mengenal manfaat suatu kandungan di dalam kosmetik, dan lebih pintar dalam memilih produk. Meskipun ya...nggak sedikit dari kita yang membeli kosmetik asal Negeri Gingseng ini karena brand ambassador-nya adalah artis K-Pop idola kita. Atau lebih ngaco-nya karena faktor kemasan yang lucu.

Nah, satu dari sekian banyak produk kecantikan yang dibawa gelombang ke-Korea-an ini tentunya adalah masker wajah. Bukan sekadar masker pasta atau masker bubuk seperti yang selama ini kita kenal, masker wajah dari Korea umumnya berbentuk topeng dan disimpan dalam kemasan saset sekali pakai. Kita mengenalnya dengan sebutan sheet mask.

Ya, sheet mask memang unggul karena nggak cuma cute di kemasan. Ia juga cute sampai ke dalam-dalamnya. Lewat desain maskernya yang menggemaskan, sheet mask membuat kita membelinya karena memiliki gambar muka panda, muka penguin, muka macan, muka vampir, dan muka-muka ala filter Instagram lainnya. Gemes!

Tapi belakangan bentuk topeng pada sheet mask nggak lagi jadi satu-satunya, loh. Ada yang dijual berupa nose strips seperti plester komedo, ada yang seperti logo Nike khusus untuk under-eye, ada yang berupa potongan persegi seperti koyo, juga ada yang berbentuk bulat-bulat seperti irisan buah. Katanya sih supaya bisa menutrisi lebih optimal di bagian wajah yang butuh perhatian khusus. Selain tentunya bisa jadi properti selfie yang unyu. What a performative me-time !

Kepraktisan sheet mask juga kian mendukung minat masyarakat untuk membelinya. Ditambah kandungannya yang diklaim bisa memberi manfaat tertentu terhadap kulit wajah, membuat kita jadi tersugesti sehingga mau betah bermenit-menit memakai masker. Pas banget deh digunakan generasi milenial yang sukanya instan tapi ingin hasil bagus. #ehgimana?

Nah, menyoal kandungan sheet mask, tahu nggak sih kamu kalau ‘beautifying solutions’  yang digunakan nggak lagi sekadar bahan alami dari madu, sayur, atau buah seperti yang sudah-sudah? Coba deh mampir ke salah satu gerai kosmetik Korea di mal. Kamu akan menemukan masker yang terbuat dari snail slime, kepompong ulat sutera, sea cucumber, hingga bee venom.

Aneh? Nggak lah. Di negara asalnya bahkan ada yang terbuat dari bintang laut, susu keledai (KELEDAI YA, BUKAN KEDELAI), kolagen babi, minyak kuda (kuda beneran, bukan kuda laut), racun ular, hingga plasenta. Iya, plasenta manusia.

Menurut mereka yang sudah pakai, kandungan aneh pada sheet mask ini memberi sensasi tertentu yang justru bikin ketagihan dan merasa lebih cantik sesudah memakainya. Masker racun ular yang mengandung peptida misalnya, dianggap penggunanya memberi sensasi ‘freeze’ sehingga mengencangkan seperti usai suntik Botox. Hal seperti inilah yang membuat sheet mask semakin diminati.

Alasan lain yang membuat sheet mask populer juga datang dari material pembuat ‘topeng’. Sehingga, pengguna bisa menyesuaikan dengan sensitifitas kulitnya. Kapas (cotton) merupakan material yang paling umum dipakai. Namun ada pula yang terbuat dari hydrogel, kertas, hingga potongan serat.

Nggak sekadar demi persaingan antar merk, keunikan material dan ‘beautyfying solutions’ ini sebenarnya juga demi menjawab  permintaan pasar yang memiliki masalah kulit beragam. Entah untuk mencerahkan, melembapkan, melembutkan, memutihkan, atau mengencangkan, sheet mask punya jawabannya.

Merujuk data Euromonitor International, populernya sheet mask di pasar global membuat produk kecantikan ini mampu mencapai nilai 5,7 juta Dolar Amerika pada 2016. Dan diperkirakan masih akan berkembang hingga tahun 2021 pada laju pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR ) 9,1%, dengan pengaruh besar dari pasar Asia-Pasifik.

Setelah penjelasan panjang di atas, kamu masih bertanya-tanya lagi kenapa sheet mask Korea jadi produk kecantikan yang populer? Ya, dia relatif murah, sobat kisminku. Mulai dari Rp18.000,00 saja kamu sudah bisa membawa pulang sheet mask berkualitas di toko kosmetik atau farmasi terdekat.

Kalau buat kamu, sudah sejauh apa efek sheet mask pada beauty routine yang selama ini kamu lakukan? Let us know in the comments! 

Related Articles
Sport
Shin Tae-yong, Ahjussi Korea Calon Pelatih Timnas Indonesia

Interest
Bikin Kimchi Yuk! Kandungannya Bisa Tingkatkan Imunmu loh

Interest
Keren! Pemerintah Indonesia akan Produksi 16 Ribu APD Tiap Hari