Tech

Twitter Lempar Wacana Aneka Pengaturan Privasi, Termasuk Fitur Sembunyikan Akun

Jingga Irawan

Posted on July 7th 2021

Credit: @LenaEmara on Twitter

Beberapa wacana terkait fitur pengaturan privasi, baru saja dibagikan oleh Twitter. Dilansir TechCrunch pada Rabu (7/7), salah satunya adalah fitur "privacy check-in” yang akan memperkenalkan opsi kontrol percakapan. Opsi ini bisa membuat pengguna punya satu akun dengan dua pengaturan, untuk publik dan untuk pribadi. 

Fitur privacy check-in akan membantu pengguna menentukan batasan antara publik dan privasi di platform Twitter, lho. Misalnya, pengguna dapat memilih apakah semua orang dapat melihat tweet yang ditulis atau tidak, siapa yang diizinkan mengirim pesan langsung, bahkan siapa yang dapat menandai foto di akun kalian.

Konsep lainnya yang sedang dipertimbangkan adalah pengingat saat kalian menulis tweet untuk lebih menyorot dari akun mana kalian memposting. Nggak jarang di luar sana banyak pengguna Twitter yang punya lebih dari satu akun. Mungkin kalian juga termasuk. Yang satu di-private yang satu lagi tidak. Nah, pengingat pada layar ini sebagai penanda dari akun mana kalian akan men-tweet. 

Ada juga fitur pengingat yang muncul saat pengguna membalas seseorang dari akun pribadi. Pengingat akan memberitahu bahwa orang lain nggak akan dapat melihat tanggapan dari kalian karena mungkin akun yang dipakai saat itu sedang di-private.Tapi jangan khawatir, Twitter juga akan menyediakan fitur untuk mengalihkan tweet kalian ke publik sehingga kalian dapat berpartisipasi dalam percakapan.

Namun, salah satu konsep yang jauh lebih menarik dan sedang dipertimbangkan oleh Twitter adalah kemampuan untuk membatasi searching akun lain. Seringkali, ketika ada momen seseorang dilecehkan oleh suatu kelompok, momen tersebut akan banyak menarik perhatian. Momen seperti ini membuat orang lain pasti kepo siapa pemilik akun yang dilecehkan atau siapa pelakunya dan langsung searching namanya di Twitter.

Nah, beberapa pengguna yang merasa dirugikan oleh serbuan ramai-ramai itu hanya memiliki dua opsi. Kalau nggak mengunci akun mereka menjadi “pribadi”, yaa… mereka bakal menghapus akun Twitter mereka sama sekali.

Namun, dengan adanya fitur potensial privasi baru, Twitter akan menawarkan opsi ketiga, yakni membuat akun tersembunyi. So, pengguna akan dapat peringatan peningkatan perhatian negatif yang diterima. Kemudian, pengguna akan diarahkan ke kontrol privasi baru yang memungkinkan mereka menonaktifkan kemampuan pengguna lain untuk menemukan akun tersebut.

Saat menggunakan fitur ini, orang lain tidak bisa menemukan akun dengan mencari nama. Pengguna juga dapat menetapkan batas waktu berapa lama keinginan opsi ini dinyalakan, hanya untuk berjaga-jaga jika pengguna ingin bersembunyi dalam jangka waktu tertentu.

Untuk saat ini, Twitter mengatakan ini hanya ide dan konsep, bukan fitur yang sedang dikembangkan. Dengan membagikan ide ini, Twitter ingin mendengar pendapat kalian sebagai bagian dari komunitas pengguna. Dan akan mempertimbangkan fitur yang harus dibuat ketika pendapat dari para pengguna terkumpul.

Perusahaan telah memposting beberapa konsep serupa dalam beberapa hari terakhir, termasuk, beberapa ide baru tentang tweeting hanya untuk teman atau menggunakan persona yang berbeda. Awal bulan ini, perusahaan juga memamerkan konsep seputar fitur "tidak disebutkan" yang memungkinkan pengguna menghapus tanda dari tweet orang lain.

So, bagiamana menurut kalian, apakah fitur privasi baru tersebut dapat memberi kenyamanan pengguna atau justru sebaliknya? Komen di bawah ya! Kalian juga bisa ikutan survei yang dilakukan Twitter melalui link ini. (*)

 

Related Articles
Tech
Twitter Mulai Uji Coba Fitur Pemberian Label untuk Akun Bot

Tech
Facebook dan Twitter Amankan Akun Pengguna Afghanistan di Tengah Gejolak Taliban

Tech
Twitter Kenalkan Fitur Pelaporan Baru Terkait Misinformasi Covid-19 dan Pemilu