Tech

Keren, Peneliti Jerman Kembangkan Drone untuk Cari Orang yang Butuh Pertolongan

Dwiwa

Posted on July 6th 2021

(Ilustrasi. Foto: Pixabay)

Pernah kebayang nggak kalian tersesat di dalam hutan atau jatuh ke sungai tetapi tidak ada orang di sekitar? Jika sudah demikian, sebagian besar dari kita pasti akan berteriak minta tolong dan berharap ada orang yang mendengar dan membantu. Dan di masa depan, mungkin itu adalah drone.

Dilansir Ubergizmo, para peneliti dari Institut Fraunhofer untuk Komunikasi, Informasi, dan Ergonomi Jerman, sedang mengerjakan pelatihan drone yang memiliki kemampuan untuk mendengarkan suara orang berteriak minta tolong. Idenya adalah drone ini dapat membantu petugas penyelamat menemukan orang-orang yang terjebak di situasi darurat.

Untuk bisa melakukannya, serangkaian mikrofon dipasang pada drone. Kemudian mereka menggunakan tekni beamforming untuk mencoba menangkap jeritan atau teriakan minta tolong. Beamforming merupakan teknik pemrosesan sinyal yang digunakan dalam array sensor untuk transmisi atau penerimaan sinyal terarah.

Ini akan memungkinkan drone untuk menentukan dengan lebih baik dari mana tepatnya suara itu berasal. Dengan begitu, petugas penyelamat dapat lebih mudah diarahkan ke area tersebut untuk mencari orang yang berteriak minta tolong.

Sang peneliti, Macarena Varela mengatakan kepada Mashable bahwa ide itu sebenarnya digagas pada 2016, tetapi mikrofon yang mereka gunakan terlalu besar dan berat untuk dipasang di drone. Namun, rekannya Wulf-Dieter Wirth menyarankan agar mikrofon MEMS dapat digunakan sebagai pengganti mikrofon kondensor, sehingga menghasilkan bentuk sistem saat ini.

Ide dari penelitian ini sangat menarik. Tetapi tampaknya perlu beberapa saat sebelum kita benar-benar melihat drone ini digunakan untuk membantu proses penyelamatan. (*)

Related Articles
Current Issues
Tiongkok Kerahkan Robot dan Drone Canggih demi Lawan Coronavirus

Tech
Amazon Akan Bayar Pelanggan Rp 140 Ribu untuk Pindai Telapak Tangan, Buat Apa?

Tech
Tiongkok Luncurkan Prototipe Kereta Terbang Berkecepatan 620 Km per Jam