Current Issues

Mengenal Metode Tes Air Liur yang Diklaim Kalbe Lebih Akurat dari Antigen

Dwiwa

Posted on July 1st 2021

Kalian merasa nggak nyaman tiap kali harus tes swab antigen saat akan melakukan perjalanan? Tenang, sebentar lagi mungkin kita tidak lagi harus merasakan ketidaknyamanan tersebut. Pasalnya, PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) menawarkan tes RT Lamp Saliva yang diklaim memiliki akurasi tinggi.

Dilansir Antara, akurasi dari metode tes air liur ini bahkan diklaim lebih tinggi dibanding dengan rapid test antigen yang selama ini digunakan sebagai syarat perjalanan. Apalagi, menurut Head External Communication PT Kalbe Farma Tbk Hari Nugroho, ini tergolong dalam tes diagnostik dan bukan tes cepat.

Alat tes yang dikembangkan oleh anak usaha Kalbe KalGen Innolab ini menurut Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK. 01.07/ MENKES/ 446/ 2021 merupakan tes molekular yang termasuk dalam kategori Nucleic Acid Amplification Test (NAAT) bersama dengan RT-PCR dan TCM.

"Kalbe berharap inovasi testing Covid-19 dengan metode RT Lamp Saliva ini dapat membantu percepatan program testing yang sedang digiatkan pemerintah saat ini,” ujar Hari.

Metode RT Lamp (Reverse Transcription Loop Mediated Isothermal Amplification) ini dapat mendeteksi secara spesifik asam nukleat, yang merupakan material genetik dari virus SARS-Cov-2 yang menyebabkan Covid-19. 

Sesuai dengan namanya, tes ini juga tak perlu menggunakan metode swab atau usap yang biasanya digunakan untuk tes antigen atau RT-PCR. Pasien hanya cukup memberikan sampel air liur. Tanpa harus merasakan tidak nyaman karena lubang hidung harus dicolok.

Berdasarkan klaim Kalbe, akurasi dari tes RT Lamp ini juga tinggi. Menurut IVD Division Research Manager Stem Cell and Cancer Institute Akterono D Budiyati kelebihan dari tes ini adalah pengambilan sampelnya tidak membutuhkan alat khusus. Selain itu tidak menimbulkan risiko muntah ataupun hidung sensitif, sehingga nyaman bagi anak-anak termasuk orang yang hipersensitif.

Sampai saat ini, layanan RT Lamp baru dilayani oleh Laboratorium Klinik KalGen Innolab dengan merk InnoLAMP. Masyarakat umum atau rujukan dari fasilitas kesehatan yang bekerja sama, terutama untuk area Jabodetabek bisa memanfaatkan tes ini.

"Saat ini biaya yang dibebankan untuk tes RT Lamp Saliva sebesar Rp 420 ribu dan hasil dapat diketahui dalam sembilan jam,” ujar Direktur KalGen Innolab, Henry Sukardi.

Tetapi meski sudah mendapat izin edar dar Kemenkes, untuk saat ini, pemeriksaan RT Lamp Saliva ini masih belum bisa digunakan sebagai syarat perjalan. Perusahaan berharap jika ini bisa segera menjadi alternatif untuk pemeriksaan Covid-19 bagi pelaku perjalanan. (*)

Related Articles
Current Issues
Amerika Sahkan Rapid Test Covid-19 Pertama untuk di Rumah, Cuma Butuh 20 Menit

Current Issues
Pemerintah Tetapkan Harga Tes Swab Covid-19 Hanya Rp 900.000

Current Issues
Bio Saliva, Tes Covid-19 Metode Kumur yang Diklaim Bisa Deteksi 10 Varian