Current Issues

Resmi! BPOM Rekomendasikan Vaksin Covid-19 untuk Anak Usia 12-17 Tahun

Dwiwa

Posted on June 28th 2021

Semakin meningkatnya kasus Covid-19 membuat upaya vaksinasi terus dikebut. Terbaru, beredar surat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang merekomendasikan penggunaan vaksin Covid-19 bagi anak berusia 12-17 tahun.

Dalam surat yang ditujukan untuk Bio Farma tersebut, BPOM merekomendasikan penggunaan vaksin Covid-19 pada anak usia 12-17 tahun dengan dosis 600 SU/0,5 mL (medium). Rekomendasi penggunaan vaksin untuk remaja ini diberikan atas dasar beberapa pertimbangan.

Dosis medium direkomendasikan pada kelompok usia tersebut karena profil imunogenisitas dan keamanannya lebih baik dibanding dengan dosis rendah (300SU/0,5 mL).

Pertimbangan lain, berdasarkan data uji klinis fase I dan II, data keamanan menunjukkan jika profil AE sistemik berupa fever pada populasi 12-17 tahun tidak dilaporkan. Dibanding kelompok usia 3-5 tahun dan 6-11 tahun. Hal ini diperkuat dengan hasil yang sebelumnya didapat pada orang dewasa, di mana maturasi sistem kekebalan pada remaja mirip dengan dewasa.

Selain itu, data epidemiologi Covid-19 di Indonesia menunjukkan mortalitas tinggi pada usia 10-18 tahun sebesar 30 persen. Sementara untuk usia kurang dari 12 tahun, jumlah subyeknya masih belum mencukupi untuk memastikan profil keamanan pada kelompok usia tersebut.

Surat Pengajuan Nomor RG.01.02.322.06.21.00169/T mengenai Hasil Evaluasi Khasiat dan Keamanan Komite Nasional Penilai Obat itu juga menyarankan untuk melakukan uji klinik yang melibatkan lebih banyak subyek dan dilakukan bertahap pada kelompok usia 6-11 tahun dan dilanjutkan dengan 3-5 tahun.

Kementerian Kesehatan dalam beberapa waktu terakhir memang sedang meninjau vaksin Covid-19 untuk usia kurang dari 18 tahun. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers yang disiarkan dalam kanal YouTube Kementerian Kesehatan RI, Jumat (25/6) mengatakan jika saat ini ada dua vaksin yang sedang diamati, yakni Sinovac dan Pfizer-BioNTech.

Vaksin Pfizer-BioNTech telah mendapat izin penggunaan darurat untuk remaja usia 12-15 tahun di beberapa negara, seperti Kanada dan Amerika Serikat. Perusahaan tersebut mengklaim jika vaksin mereka bisa 100 persen manjur untuk kelompok usia tersebut.

Sementara vaksin CoronaVac dari Sinovac juga telah mendapat izin penggunaan darurat untuk kelompok usia 3-17 tahun di Tiongkok. Di Indonesia sendiri, vaksin ini sudah digunakan untuk menginokulasi orang-orang yang berusia 18 tahun ke atas sejak Januari silam.

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden mengamini kabar terkait vaksinasi pada remaja. "Kita juga bersyukur BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization untuk vaksin Sinovac yang dinyatakan aman digunakan anak usia 12-17 tahun, sehingga vaksinasi untuk usia anak-anak usia tersebut bisa segera dimulai," ujar Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga meminta kepada masyarakat untuk tidak ragu divaksin guna menekan penyebaran Covid-19. Selain itu, juga tetap harus disiplin dalam menjaga protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun serta diam di rumah jika tidak ada kepentingan apapun.(*)

Related Articles
Current Issues
Apakah Vaksin Asal Tiongkok Efektif Lawan Varian Delta?

Current Issues
Di Chili, Vaksin Sinovac Bisa Digunakan untuk Anak Usia di Atas 6 Tahun

Current Issues
Biar Gak Bingung, Ini Panduan BPOM Soal Penggunaan Vaksin Bio Farma untuk Remaja