Current Issues

Kematian Tragis Pelopor Pembuat Antivirus dari Silicon Valley, John McAfee

Mainmain.id

Posted on June 25th 2021

Mereka yang familiar dengan komputer pasti mengenal nama ini McAfee. Nama salah satu aplikasi antivirus paling populer di dunia. Nama aplikasi itu diambil dari penemunya, John McAfee.

Pria pelopor penemu aplikasi antivirus dari Silicon Valley itu dilaporkan meninggal dunia di usia 75 tahun. Ia bunuh diri di dalam penjara di Spanyol, Rabu (23/6) waktu setempat. 

McAfee berada di dalam tahanan Spanyol karena sejumlah kasus hukum. Di antaranya penggelapan pajak. Sebuah dakwaan menuduh bahwa McAfee meraup jutaan dolar dari ceramah, konsultasi, dan promosi cryptocurrency dan ia gagal dalam mengajukan pengembalian pajak antara 2014 dan 2018.

McAfee menghadapi 30 tahun penjara jika terbukti bersalah atas semua dakwaan itu. McAfee sendiri sebenarnya akan diekstradisi ke Amerika Serikat (AS) untuk menghadapi dakwaan tersebut.

McAfee selama ini dikenal sebagai salah satu pelopor paling terkenal di Silicon Valley. Ia merupakan pendorong munculnya teknologi antivirus, yang sekarang ada di mana-mana.

John McAfee mulai dikenal publik sejak 1987. Ketika itu perusahaannya, McAfee Associates, mengembangkan kode untuk melindungi komputer dari virus Brain, sebuah virus pertama yang hadir di PC IBM. 

John McAfee meninggalkan McAfee Associates pada 2010. Ketika itu Intel memutuskan membeli McAfee Associates dengan harga 7,6 miliar. Nama antivirus McAfee kemudian diubah menjadi Intel Security pada 2016.

Setelah meninggalkan McAfee kehidupan John aneh-aneh. Ia sempat membuat startup, namun sebagian besar berumur pendek. Termasuk startup yang menghasilkan aplikasi pesan instan berbasis Windows, PowWow.

Pada 2008, perhatian McAfee telah bergeser, dari virus komputer ke virus yang sebenarnya. Saat itu ia pindah ke negara Amerika Tengah Belize untuk membuat antibiotik berbasis ramuan. Katanya bisa menghentikan penginderaan kuorum, mekanisme di mana bakteri berkomunikasi satu sama lain.

Tapi pada 2021, pabriknya antibiotik itu digerebek oleh Belize Unit Suppression Gang. McAfee dituduh memproduksi metamfetamin. Dalam insiden itu anjing kesayangannya ditembak. Paspor dan senjatanya disita. Setelah ditahan sebentar, McAfee dibebaskan tanpa tuduhan.

McAfee menuding penggerebekan itu bermotif politik. Sebab ia sebelumnya sempat membuat pernyataan yang menentang korupsi di negara itu.

"Saya berada di sana selama satu tahun dan politisi lokal mengirim perwakilannya untuk meminta uang 2 juta dolar ke saya sebagai sumbangan kampanye," kata McAff kepada BBC waktu itu, sebagaimana dikutip dari CNet. McAfee tak mau menuruti permintaan itu, akhirnya dua minggu setelahnya perusahaannya digrebek.

Pada tahun yang sama, McAffe juga terkait dengan terbunuhnya tetangganya Gregory Faull. McAfee menyebut pembunuhan Faull itu salah orang. Ia yakin yang ditarget si pembunuh adalah dirinya. 

Melihat kematian Faull itu, McAfee melarikan diri, dari Belize ke negara tetangga Guatemala. Ia merasa khawatir pemerintah Belize ingin membunuhnya. Pelarian ini menarik. Ketika melarikan diri ke Guatemala, McAfee sempat ditemui oleh jurnalis Vice. McAfee difoto, dan fotonya beredar. Tanpa disebutkan lokasinya oleh Vice, McAfee ketahuan dari pelacakan data lokasi di foto tersebut. McAfee akhirnya ditangkap di Guatemala. (Baca juga: Di Balik Satu Jepretan Fotomu, Ada Puluhan Informasi Tersembunyi Lho

McAfee sempat mencalonkan diri sebagai presiden AS pada 2016 dan 2020 tapi gagal. Sejak meninggalkan McAfee, John banyak berkecimpung juga di dunia crypto currency. Sampai kemudian di crypto currency ia juga bermasalah karena penggelapan pajak. Selamat jalan John McAfee.(*)

Artikel Terkait
Entertainment
Sinopsis The Wild World of John McAfee: Ungkap Pelarian Penemu Antivirus McAfee

Current Issues
Obat Harian untuk Mengobati Covid-19 Mungkin Akan Siap Beberapa Bulan Lagi

Current Issues
Ivermectin Diklaim Menghasilkan Efek Antivirus Terhadap Covid-19