Entertainment

Billie Eilish Minta Maaf Karena Mengucapkan Kata Rasis di Video Lima Tahun Lalu

Kezia Kevina Harmoko

Posted on June 23rd 2021

(Foto: Kevin Mazur/Getty Images)

Nggak ada yang bisa bebas dari jejak digital masa lalu, termasuk seorang Billie Eilish. Baru-baru ini, ia bikin gempar dunia maya karena video lama dirinya mengucapkan kata rasis terhadap etnis Asia tersebar luas.

Di video kompilasi tersebut, Billie terlihat sedang lip-sync lagu Fish karya Tyler, The Creator. Lagu dari album Goblin yang dirilis pada 2011 lalu itu mengandung lirik dengan satu kata yang berkonotasi menjelekkan kaum Asia. Kata itu adalah chink, kata yang digunakan orang berbahasa Inggris untuk mengejek penampilan orang Asia.

Selain tampak menyebutkan kata rasis tersebut, terdapat pula video yang menampilkan Billie menirukan aksen bahasa Tiongkok yang bernada mengejek. Sontak deh video TikTok yang diunggah oleh pengguna @lcxvy itu tersebar ke platform-platform lain juga dalam waktu singkat.

Setelah beberapa hari menggemparkan para penggemar, video tersebut akhirnya membuat Billie meminta maaf. Melalui InstaStory, penyanyi kelahiran 19 tahun lalu itu mengakui bahwa ia salah dan merasa sangat malu.

(Foto: Instagram @billieeilish/Teen Vogue)

”Aku mencintai kalian dan banyak dari kalian yang memintaku membahas ini. Dan ini adalah sesuatu yang INGIN kubahas karena aku dilabeli dengan sesuatu yang bukan diriku,“ ungkap Billie di awal pernyataannya.

”Ada sebuah video yang beredar dan menampilkan diriku berusia 13 atau 14 tahun dan menirukan satu kata dari lagu dan saat itu aku gak tahu bahwa kata itu adalah penghinaan bagi komunitas Asia. Aku merasa sangat malu dan menyesal telah mengucapkan kata itu. Aku hanya pernah mendengar kata tersebut sekali dari lagu itu dan kata itu gak pernah dipakai di sekitarku,“ lanjut pelantun My Future itu.

”Di luar ketidakpedulian dan umurku saat itu, tidak ada yang bisa membantah bahwa kata itu memang menyakitkan. Untuk itu aku minta maaf,“ ujar Billie.

Untuk bagian yang ia dituduh menirukan aksen bahasa Mandarin, Billie mengatakan bahwa itu hanya racauan tak jelas yang ia lakukan dan sama sekali tidak bertujuan untuk menghina bahasa, aksen, orang, atau kultur tertentu.

Di akhir pernyataannya itu, pemilik album Happier Than Ever ini mengatakan bahwa akan memanfaatkan platform yang ia punya untuk menyebarkan kebaikan dan mendukung toleransi, keberagaman, dan keadilan. Nah, semoga ucapan rasis tadi gak terulang lagi dan Billie bisa lebih aware deh sama semua penggemarnya. (*)

 

Related Articles
Entertainment
Billie Eilish Akan Rilis Lagu Baru ’NDA‘, Vibes-nya Dark dan Misterius

Entertainment
Billie Eilish Sering Menangis Jelang Peluncuran Album, Tapi Terapi Membantunya

Entertainment
Billie Eilish Biarkan Mobil Sungguhan Hampir Menabraknya di MV ’NDA‘