Current Issues

Pemasok Komponen iPhone Diizinkan Pemerintah Taiwan Beli Vaksin Covid-19 Sendiri

Mainmain.id

Posted on June 20th 2021

Ketika pandemi awal menyerang dunia pada 2020 lalu, Taiwan sempat mendapat banyak pujian. Itu karena reaksi cepat mereka bertindak sehingga angka kasus penularan sangat bisa ditekan.

Tapi itu, setahun yang lalu. Kini ketika sejumlah negara mengalami kenaikan angka penularan Covid-19, Taiwan juga mengalami hal yang sama. Terjadi peningkatan jumlah kasus secara signifikan di Taiwan.

Kondisi saat ini membuat pemerintah Taiwan was-was. Mereka takut Covid-19 mengganggu aktivitas industri teknologi vital di negara itu. Apalagi industri di Taiwan selama ini banyak sebagai penghasil semikonduktor, yang kini makin langka dunia.

Nah, tak ingin angka penularan Covid-19 mengganggu industri teknologi, Pemerintah Taiwan mengizinkan perusahaan-perusahaan raksasa teknologi untuk membeli vaksin Covid-19 sendiri.

Seperti dilansir Nikkei Asia, pemerintah Taiwan mengatakan pada Jumat (18/6) bahwa mereka mengizinkan pembuat chip TSMC dan Terry Gou -miliarder pendiri raksasa perakitan teknologi Foxconn- untuk bernegosiasi melakukan pembelian vaksin atas namanya sendiri. Sekedar diketahui, Foxconn merupakan pemasok komponen terbesar untuk produk-produk Apple, termasuk iPhone.

TSMC pun demikian. Mereka merupakan perusahaan kunci dari rantai pasokan teknologi global dan ekonomi Taiwan. TSMC dan Foxconn menguasai lebih dari 30 persen bursa saham di Taiwan.

Baik TSMC dan Gou (yang akan bekerja melalui Yayasan Pendidikan Yonglin) berharap bisa membeli sekitar 5 juta vaksin dari BioNTech, Jerman. Kedua perusahaan dan yayasan itu siap menyumbangkan vaksin yang telah dibeli pada pemerintah Taiwan.

Saat ini Taiwan memiliki populasi penduduk sekitar 23 juta jiwa. Namun hanya sekitar enam persen dari penduduk pulau itu yang telah menerima vaksin. Bahkan mayoritas baru mendapatkan satu dosis vaksin virus corona. Upaya vaksinasi di Taiwan selama ini terganggu kondisi geopolitik dengan Tiongkok.

Tiongkok selama ini menganggap Taiwan terlalu dikontrol Amerika Serikat (AS). Sejumlah senator AS mengatakan Tiongkok telah mengganggu upaya vaksinasi di Taiwan. AS berjanji akan menyumbangkan 750.000 dosis vaksin ke Taiwan. Sementara Jepang telah memenuhi janjinya menyumbangkan 1,24 juta dosis vaksin AstraZeneca ke Taiwan awal bulan ini.

Meningkatnya kasus virus corona, membuat pemerintah Taiwan tak mau sekedar menunggu bantuan dari sekutu geopolitiknya. Oleh karena itu, mereka berharap perusahaan-perusahaan raksasa di Taiwan bisa membeli vaksin sendiri.(*)

Artikel Terkait
Current Issues
Pfizer-BioNTech Klaim Hasil Uji Coba Vaksin Covid-19 Efektif Sampai 95 Persen

Interest
Dampak Coronavirus, Produksi iPhone dan AirPods Berkurang Drastis

Tech
Pabrik Perakitan iPhone, Foxconn Siap Produksi EV di AS dan Thailand pada 2022