Tech

Universitas Bath Temukan Material Super Ringan untuk Kurangi Kebisingan Pesawat

Jingga Irawan

Posted on June 18th 2021

Inovasi teknologi di abad ke-21 terus berkembang. Dilansir Eurekalert, Jum’at (18/6), tim peneliti dari Univeristy of Bath, Inggris mengembangkan sebuah material yang sangat ringan dan dapat mengurangi kebisingan mesin pesawat. Dengan begitu, kenyamanan penumpang pun terjamin. 

Material bernama graphene oxide-polyvinyl alcohol aerogel itu hanya memiliki berat 2,1 kg per meter kubik. Ini menjadikannya insulasi suara paling ringan yang pernah diproduksi. Material ini dapat digunakan sebagai insulasi di dalam mesin pesawat untuk mengurangi kebisingan hingga 16 desibel. Mengurangi deru 105 desibel dari mesin jet yang lepas landas sehingga suara yang dihasilkan lebih halus. 

Struktur material yang ringan bertindak sebagai isolator di dalam pelapis mesin pesawat tanpa harus menambah beban berat keseluruhan. Bahan tersebut saat ini sedang diteliti lebih lanjut agar dapat melakukan pembuangan panas yang lebih baik sehingga bermanfaat untuk efisiensi dan keamanan bahan bakar.

Para peneliti dari Materials and Structures Center (MAST) University of Bath telah menerbitkan sebuah metode untuk membuat bahan-bahan tersebut dalam jurnal Nature Scientific Reports.

"Ini jelas merupakan bahan yang sangat menarik yang dapat diterapkan dalam beberapa cara, awalnya digunakan untuk keperluan ruang angkasa tetapi berpotensi di banyak bidang lain seperti otomotif dan transportasi laut, serta dalam bangunan dan konstruksi,” kata Profesor Michele Meo, yang pemimpin penelitian.

"Kami berhasil menghasilkan kepadatan yang sangat rendah dengan menggunakan kombinasi cairan  graphene oxide dan polimer, yang dibentuk dengan gelembung udara (hasil) kocok dan pemadatan beku.”

Menurut Profesor Michele Meo, pada tingkat yang sederhana, teknik ini sama seperti saat mengocok putih telur saat membuat makanan penutup meringue (kue busa), padat tetapi mengandung banyak udara. Jadi tidak ada tumpuan berat atau efisiensi untuk mencapai peningkatan besar dalam kenyamanan dan kebisingan.

Meskipun fokus awal tim adalah bekerja dengan mitra ruang angkasa untuk menguji bahan tersebut sebagai isolator suara di mesin pesawat, peneliti mengatakan itu juga dapat digunakan untuk membuat panel di helikopter, bahkan mesin mobil. Peneliti juga memperkirakan bahwa aerogel dapat digunakan dalam waktu 18 bulan.(*)

Related Articles
Tech
Ingin Mengangkasa? Virgin Galactic Kembali Jual Tiket Rp 6 Miliar Per Kursi

Tech
Ilmuwan Temukan Bukti Bahwa Antartika Pernah Dihuni oleh Katak

Tech
Tiongkok Perkuat 12 Universitas Top di Negaranya untuk Saingi Teknologi AS