Entertainment

‘Fast & Furious 9’ Tetap Seru, Meskipun Makin Tak Masuk Akal

Jingga Irawan

Posted on June 17th 2021

Keluarga balap Dominic Toretto (Vin Diesel) lagi-lagi berhasil menyelamatkan dunia, meskipun harus terlibat dalam pertarungan dan kejar-kejaran ngeri di London. Untuk kedua kalinya, Dom mengalahkan Cipher (Charlize Theron), penjahat dari film sebelumnya, The Fate of the Furious.

Fast & Furious 9 (F9) dibuka dengan adegan di mana Dom harus terusik di tengah kehidupan tenangnya bersama Letty (Michelle Rodriguez) dan anaknya, Baby B. Ia secara mendadak kedatangan tiga crew lamanya, Roman (Tyrese Gibson), Tej (Ludacris), dan Ramsey (Nathalie Emmanuel).

Tiga sekawan itu memberitahu Dom bahwa pesawat  Mr. Nobody (Kurt Russell) telah dibajak. Dan, Mr. Nobody ingin Dom dkk mengamankan sebuah benda berbahaya bernama Project Ares. Sebab, jika Project Ares jatuh ke tangan seseorang yang salah, benda tersebut dapat menghancurkan dunia.

F9 pada dasarnya adalah pengulangan dari kebanyakan film laga. Misalnya ketika sang sutradara, Justin Lin, memasukkan adegan saat Dom enggan ikut dalam misi penyelamatan Project Ares, kemudian berubah pikiran karena melihat kalung yang dikenakan oleh penjahat pembajakan merujuk pada Jacob Toretto (John Cena).

Dapat disimpulkan kalau F9 bukan lagi film balapan liar yang edgy. Melainkan bergeser jadi film mata-mata ala Mission Impossible. Justin Lin benar-benar membawa mobil terbang ke luar angkasa, hingga memodifikasinya dengan magnet raksasa. Yup, film ini terlalu melebar ke berbagai sudut! Jadi jangan heran, kalau F10 nanti akan melibatkan mesin waktu.

Dua puluh menit awal diputar, kalian pasti langsung bisa menebak arah filmnya, sosok villain-nya pun sudah ketahuan. Jujur saja, nggak ada sesuatu yang baru gengs dalam penceritannya. Alur maju-mundur yang diterapkan Justin Lin sedikit dipaksakan. Cerita tentang kematian palsu Han (Sung Kang) juga absurd.

Lebih-lebih, fans mungkin ingat, di akhir film, senjata EMP yang bisa melumpuhkan setiap bagian elektronik di fasilitas militer dengan keamanan tinggi, entah bagaimana sama sekali nggak mengganggu monitor video tepat di sebelah sudut kamera.

Plus, pengejaran dengan susunan magnet di bagasi yang cukup kuat untuk menarik truk lapis baja seukuran gerbong kereta, entah bagaimana nggak berpengaruh pada gigi dan rangka besi buatan tahun 70-an dari mobil yang membawanya.

Untungnya, F9 punya sosok seperti Roman, Tej dan Ramsey, yang murni menghibur penonton dengan gaya dan guyonannya. Ditambah, pemandangan eksotis tebing-tebing curam dapat membawa penonton rehat sejenak dari kejar-kejaran yang memusingkan.

Untuk urusan sinematografi dan editing, F9 emang keren banget. Mulai dari ledakan, mobil yang terbalik, perkelahian dengan samurai hingga pecahan kaca pertokoan di London tetap mampu membuat penonton deg-degan. So, para camera assistant, focus puller, grip, gaffer juga lightningman yang bekerja untuk film ini memang patut diapresiasi.

Apakah F9 adalah film terakhir dari The Fast Saga? Tentu tidak gengs. Justru, F9 tampaknya akan menjadi titik awal petualangan baru untuk karakter anyar Jacob Toretto dan Han, yang berhasil bangkit dari kematiannya.(*)

Terlepas dari ceritanya yang absurd, Fast & Furious 9 masih menjadi film action yang ditunggu-tunggu untuk para penggemar film di Indonesia. Nah, jika kalian ingin menonton F9 pastikan udah pesan tiket jauh-jauh hari agar nggak kehabisan gengs! (*)

Related Articles
Entertainment
John Cena Tak Keberatan Pakai Stunt Double Saat Beraksi di ‘Fast & Furious 9’

Entertainment
Kejutan 'Fast and Furious 9': John Cena jadi Adik Toretto, Han Masih Hidup

Entertainment
Jadi Film Terakhir, ‘Fast and Furious 10 & 11’ Mulai Syuting Januari 2022