Esports

Alami Krisis Finansial, PUBG Mobile Jatuhkan Sanksi ke Aerowolf Limax

Dika Afandi N

Posted on June 17th 2021

Kabar mengejutkan datang dari scene PUBG Mobile Indonesia. Sang jawara PUBG Mobile Professional League (PMPL) Indonesia Season 2, Aerowolf Limax, tengah di-ban dari semua kompetisi resmi yang dihelat oleh PUBG Mobile hingga 31 Desember 2022. Kabar tersebut resmi disampaikan oleh PUBG Mobile Esports ID melalui halamannya di Instagram pada Rabu (16/6).  

“Efektif dengan segera, Aerowolf LIMAX akan dicabut haknya untuk berpartisipasi dalam liga PUBG MOBILE di seluruh dunia hingga 31 Desember 2022. Ini adalah reaksi atas kesalahan manajemen Aerowolf Limax yang telah menyebabkan kerugian finansial dan merugikan bagi para pemain profesional di tim ini,” tulis PUBG Mobile Esports ID di postingan-nya.

Langkah ini diambil oleh PUBG Mobile demi menjaga ekosistem yang sehat agar dapat berkembang menjadi lebih baik. Sebab, PUBG Mobile juga akan mengayomi pemain profesional yang menggantungkan hidupnya di game bertema battle royale tersebut.

“PUBG Mobile akan selalu mengadvokasi ekosistem yang adil dan sehat bagi pemain profesional untuk berkembang dan tumbuh bersama kami. Kami tidak memiliki toleransi terhadap perlakuan tidak adil terhadap pemain oleh pemilik tim dan manajer di dalam ekosistem,” imbuh PUBG Mobile di postingan-nya.

Rumornya, skuad Aeorowolf Limax yang terdiri dari “Hzlnuts”, “Spaov”, “Renalre”, “Potato”, dan “SuperUna” tak mendapatkan gaji semenjak gelaran PUBG Mobile Professional League (PMPL) Indonesia Season 2 lalu. Padahal saat itu, “Hzlnuts” cs sukses merengkuh gelar juara dan lolos ke PUBG Mobile Global Championship (PMGC) Season 0.

Selain itu, dilansir dari Youtube milik Jonathan Liandi, “Rinazmi” salah satu pemain profesional milik Aerowolf divisi Mobile Legends mengungkapkan bahwa gaji tim Genflix Aerowolf belum cari ketika mereka bermain di Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia Season 6.

Memang pada kenyataannya pemain profesional saat ini sudah seperti pekerja kantoran yang mendapatkan gaji dari tim karena jasa mereka bermain untuk memperkuat organisasinya. Apabila ada hak-hak pemain yang tidak diberikan, tentu ini menjadi hal yang sangat merugikan dan tidak sepatutnya terjadi.

Besar harapan para pecinta PUBG Mobile agar masalah krisis finansial yang dialami oleh tim Aerowolf segera berakhir. Kini masa depan kelima roster Aerowolf Limax masih belum diketahui. Akankah berlabuh dengan tim baru ataukah tetap bertahan.(*)

Related Articles
Esports
Setelah McLaren, PUBG Mobile Berkolaborasi Bareng Tesla

Esports
Hasil PMGC 2020: Tak Konsisten, Peluang Juara Bigetron RA dan Aerowolf Tipis

Esports
"Hijrah" Putuskan Hiatus dari BOOM Esports