Sport

Klub Dapatkan Hak Komersial Rp 3,4 M

Mainmain.id

Posted on June 17th 2021

KLUB peserta Liga 1 bakal mendapatkan kontribusi hak komersial sebesar Rp 3,4 miliar. Dana itu diberikan PT Liga Indonesia Baru (LIB) kepada 18 klub peserta sebagai kompensasi keikutsertaan dalam kompetisi musim ini.

Besaran dana tersebut diterima klub dalam bentuk fresh money. Jika ditotal keseluruhan, LIB memberikan dana Rp 8,4 miliar. Sisanya diberikan dalam bentuk akomodasi, hotel, swab test, dan penyelenggaraan pertandingan.

Pada kompetisi musim ini, LIB memang memegang kendali penuh. Mulai penyelenggaraan pertandingan, mobilitas tim, hingga penerapan protokol kesehatan. Itu dilakukan untuk memastikan setiap pertandingan berjalan dengan prokes ketat. LIB belajar dari penyelenggaraan Piala Menpora lalu.

Dalam edaran yang dibagikan kepada seluruh klub Liga 1, semua kebutuhan klub ditanggung LIB. Terkait kebutuhan penginapan, LIB menyediakan hotel 18 kamar untuk setiap tim. Mulai H-2 sampai H+ 1 pertandingan.

Begitu juga dengan akomodasi dan transportasi. Tiap tim disiapkan bus untuk menjemput dari dan menuju ke bandara/stasiun di kota tempat pertandingan. Namun, untuk akomodasi, LIB menanggung sebagian. Tiap tim hanya disiapkan sarapan. Selebihnya, untuk makan siang dan malam, ditanggung klub.

Dalam penerapan prokes, LIB bakal menanggung kebutuhan tes swab antigen. Tes itu dilakukan sejak H-1 sampai hari H pertandingan. Seperti yang dilakukan pada Piala Menpora lalu. Pada H-2 kedatangan, tiap klub juga diwajibkan melampirkan hasil tes antigen/GeNose setiap pemain. Hanya mereka yang negatif yang diperbolehkan masuk hotel.

Untuk penyelenggaraan pertandingan, panpel lokal di setiap klub akan diberdayakan. Mereka tetap menjalankan operasional lapangan dengan supervisi dari LIB. Langkah itu dilakukan juga untuk proses pembelajaran. LIB ingin sekalian melatih para panpel lokal bagaimana menyelenggarakan pertandingan di masa pandemi.

Posisi LIB yang powerful itu tak lepas dari sistem series yang diterapkan pada kompetisi musim ini. Sebagaimana diketahui, untuk putaran pertama, ada tiga seri yang disiapkan. Series I meliputi DKI Jakarta, Bandung, Tangerang, Banten, dan Bogor. Pelaksanaan Series I dijadwalkan mulai Juli sampai Agustus 2021. Selama dua bulan, 18 tim Liga 1 akan diboyong ke wilayah yang masuk Series I. 

Berikutnya, Series II digelar di Jateng dan DI. Yogyakarta. Sementara itu, Series III akan digelar di Jatim, Oktober 2021. Pada sistem series, tim-tim tuan rumah tak bisa bertanding di kotanya sendiri. Persebaya, misalnya, meskipun Series III digelar di Jawa Timur, Bajol Ijo tak akan bertanding di Surabaya. Persebaya mendapatkan jatah bermain di Stadion Surajaya, Lamongan, dan Ratu Pamelingan, Pamekasan. (Gunawan Sutanto/Harian Disway)

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id)

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id)

Artikel Terkait
Sport
Liga 1 dan Liga 2 Resmi Ditunda Hingga 29 Mei

Sport
Ada Wacara Pengurangan Pemain Asing, Persebaya Tahan Belanja

Sport
Sekjen PSSI: Izin Sudah Ditandatangani