Esports

Gantikan Ana, Sumail Langsung Perkuat OG di ESL

Role Carry Tapi Pakai Leshrac dan Nature Prophet

Faanissaa

Posted on June 16th 2021

Foto: ogs.gg 

I Accept SumaiL”. Itulah kejutan lain dari OG Esports DOTA 2, setelah melepas Anathan "Ana" Pham yang pensiun dini dari DOTA2 di usia 21 tahun. Ya, OG Esports akhirnya menggantikan "Ana" dengan Syed "SumaiL"

Bintang diganti bintang baru. Syed "SumaiL" Hassan memang legendarisnya dengan Ana. Ia berhasil menjuarai TI 2015 dalam usia 16 tahun bersama Evil Geniuses (EG). Hanya posisi "SumaiL" bukan position 1 atau carry. Ia adalah mid laner di posisi 2.

Jadi OG kini punya dua mid laner. Selain "SumaiL", ada juga Topias "Topson" Taavitsainen. "Topson" tak mungkin tergantikan di posisi mid. Ia sudah dua kali membawa OG juara dunia di posisi mid.

"Topson" punya signature hero Monkey King yang jarang dipilih mid laner. Jadi, melihat hal itu "Sumail" sepertinya harus mengalah. "SumaiL" sebenarnya sudah pernah menjadi carry di OG pada 2020 selama enam bulan. Prestasinya belum terukur. Belum menang apa-apa dengan OG.

OG dan "SumaiL" harus terpisah karena pandemi. "SumaiL" adalah warga Amerika Serikat yang dilarang masuk ke Eropa. Semetara tim OG bermarkas di Lisbon, Portugal. 

"SumaiL" kini mengikuti jejak kakaknya Yawar Hassan. Ia juga bermain di posisi carry di tim Quincy Crew, yang sudah lebih dulu lolos ke TI 10 2021.

"SumaiL" langsung bertanding membela OG Rabu malam (16/6) melawan As Monaco Gambit. Ia memilih Leshrac dan Nature Prophet sebagai hero carry di kompetisi ESL One Summer 2021. 

Pilihan yang agak tidak lazim sebagai carry. Leshrac biasanya dipakai sebagai mid lane. Sementara Nature Prophet biasanya dipakai untuk offline atau support. yang mengejutkan OG bisa menang dengan mudah melawan Gambit. 

Kompetisi ESL One itu bisa menjadi salah satu ajang pemanasan "SumaiL". Sebab, hasilnya tidak berdampak pada penilaian kualifikasi TI 10 yang akan digelar 5 Agustus nanti.

Kesempatan OG untuk masuk ke TI 10 akan ditentukan pada 7-10 Juli nanti. Akan ada kualifikasi terbuka untuk zona Eropa. Jika meleset, ini akan jadi kejutan besar.  Dua kali juara dunia TI 18 dan TI 19 itu akan absen dalam kompetisi.

Penampilan OG Esports beberapa bulan belakangan memang turun. Mereka sudah dua kali tidak lolos di Major League. Namun itu ditempuh bersama "Ana" sebagai carry. Mungkin dengan "SumaiL" peruntungan OG bisa lebih mujur.(*)

Related Articles
Esports
Kabar Sedih untuk Fans DOTA2, Humble god "Ana" Pensiun di Usia 21 Tahun

Interest
Bawa Tim Baru, OG Tak Terkalahkan di DOTA2 LA Major

Esports
Moonton Rilis Skin Kategori Collector untuk Yu-Zhong