Current Issues

Perketat Prokes, Varian Delta yang Lebih Menular Sudah Menyebar di Indonesia

Dwiwa

Posted on June 15th 2021

Sudah mulai abai dengan protokol kesehatan dan merasa Covid-19 sudah bukan ancaman? Buang jauh-jauh pikiran sesat ini. Pasalnya, varian Delta yang diketahui lebih menular sudah ditemukan di beberapa wilayah Indonesia.

Berdasarkan laporan Antara, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin telah mengonfirmasi jika varian Delta yang pertama diidentifikasi di India banyak ditemukan di Jakarta, Kabupaten Kudus Jawa Tengah, dan Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur.

Dalam beberapa minggu terakhir, kasus Covid-19 di ketiga willayah ini memang mengalami peningkatan yang cukup signifikan Kluster-kluster baru bermunculan sehingga membuat sistem perawatan kesehatan harus bekerja dengan ekstra keras.

Tidak hanya di tiga wilayah tersebut, varian Delta ini juga sudah ditemukan di Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Tetapi, tidak sedikit yang khawatir jika varian baru ini mungkin telah menyebar di lebih banyak daerah di Indonesia.

Varian Delta disebut para ahli lebih menular dibanding dengan virus aslinya bahkan dibanding varian Alpha yang pertama diidentifikasi di Inggris. Beberapa penelitian terbaru juga menyebut jika varian Delta ini dapat meningkatkan risiko rawat inap dan menyebabkan pasien lebih sakit parah atau kritis.

Semakin banyaknya temuan virus corona varian Delta di Indonesia membuat Menkes berharap agar akselerasi vaksinasi bisa segera dipercepat seperti arahan Presiden Joko Widodo. Target 1 juta vaksinasi per hari pada Juli juga diharapkan dapat terealisasi.

Sementara itu, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia mengalami peningkatan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Jika pada awal Juni kasusnya berkisar antara 4 ribu hingga 6 ribu, kini melonjak menjadi 8 hingga 9 ribu kasus baru per hari.

Menurut keterangan juru bicara Satgas Covid-19 Wiku Adi Sasmito pada Selasa (15/6) di kanal YouTube BNPB, terjadi lonjakan kasus cukup signifikan dalam minggu ini. Enam provinsi teratas yang mengalami lonjakan cukup tinggi semuanya berada di Jawa, yakni DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, DIY, Jawa Timur, dan Banten.

Jumlah kenaikan kasusnya pun tidak sedikit. Pada minggu ini, kenaikan kasus berada di angka 400 hingga 7.000 dan lonjakan ini terutama berada di wilayah tujuan mudik dan daerah asal pemudik.

“Kondisi mengkhawatirkan ini patut menjadi perhatian bagi pemerintah daerah serta masyarakat untuk lebih berhati-hati dan segera menetapkan strategi pengendalian kasus yang sesuai dengan kondisi dan kapasitas masing-masing daerah,” ujar Wiku.

Upaya pengendalian kasus ini sebenarnya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia. Jika pemerintah sibuk untuk menetapkan strategi pengendalian, masyarakat bisa berkontribusi mengendalikan penyebaran dengan patuh protokol kesehatan.

Jadi, pakai kembali maskermu, jaga lagi jarakmu dengan orang lain, cuci tanganmu dengan sabun di air mengalir atau dengan hand sanitizer, dan jauhi kerumunan. Usahakan juga untuk mengurangi mobilitas. Hanya tinggalkan rumah jika memang ada urusan penting. (*)

Related Articles
Current Issues
5 Hal yang Membuatmu Bisa Terpapar Covid-19 Varian Delta

Current Issues
Warga AS yang Sudah Divaksin Kembali Disarankan Pakai Masker di Area Tertentu

Current Issues
Covid-19 di Indonesia Menggila, Ini Tips Aman Agar Tidak Tertular Varian Baru