Esports

MSC 2021: Tumbang, Evos Legends Cuma Peringkat Ketiga

Execration Berhasil Juarai Mobile Legends: Bang Bang South East Asia Cup (MSC)

Dika Afandi N

Posted on June 14th 2021

INDONESIA kembali harus menelan pil pahit. Setelah Bigetron Alpha angkat kaki dari gelaran Mobile Legends: Bang Bang South East Asia Cup (MSC) 2021, satu wakil yang tersisa, Evos Legends, gagal ke final. Evos menyerah kepada wakil Filipina, Execration, dengan skor 3-1 kemarin (13/6). Hasil itu mengubur mimpi Evos Legends untuk melaju ke grand final.

Sebelumnya, Execration pernah menantang Evos Legends di ronde kedua babak upper bracket. Hasilnya, Evos Legends saat itu sukses menggulung Execration, 2-1. Namun, di final lower bracket kali ini berbeda. Execration sukses belajar dari kekalahan sebelumnya. Execration berhasil meredam Evos Legends yang selalu bermain garang saat early game.

Execration di game pertama langsung mendapatkan hero-hero andalannya. Seperti saat mereka berlaga di MPL Filipina Season 7. Hero-hero itu adalah Kaja, Luo-Yi, dan Pharsa. Ketiga hero tersebut menjadi strategi jitu Execration dalam meng-counter permainan dari Evos Legends. Sekaligus menstabilkan mid lane dan meng-counter hero Benedetta milik ”Ferxiic”. Hasilnya, game pertama menjadi milik Execration, 1-0.

Evos Legends sempat memberikan perlawanan di game kedua dengan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Namun, Evos Legends sudah tak kuasa membendung kedigdayaan Execration. Execration berhasil bangkit dan menang di game ketiga. Lalu, dilanjut mengamankan game keempat. Execration menang dengan skor 3-1.

Dengan hasil tersebut, Execration berhak melaju ke babak grand final MSC 2021 melawan Blacklist International. Itu akan menjadi partai ulangan grand final MPL Filipina Season 7. Sementara itu, Evos Legends harus puas dengan title juara ketiga.

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab kekalahan Evos Legends. Hampir semua pemainnya yang berlaga di MSC 2021, yaitu “Ferxiic”, ”Clover”, “Rexxy” dan “Antimage”, minim sekali jam terbang di pertandingan internasional. Terkecuali “LJ” yang pernah mencicipi M1 bersama RRQ Hoshi. Hal itu berbeda ketika skuad Evos Legends masih bertajuk W.O.R.L.D. Di mana skuadnya diisi “Wannn”, “Oura”, “REKT”, “Luminaire”, dan “Donkey”. Mereka memiliki banyak pengalaman internasional. Bahkan, pernah merasakan menjuarai M1.

Sementara itu, di laga grand final sendiri, Execration sukses menundukkan rivalnya, yaitu Blacklist International, dengan skor 4-1. Execration berhasil menuntaskan misi balas dendamnya saat kalah di grand final MPL Filipina Season 7. Mereka berhasil meruntuhkan dominasi Blacklist International yang selama ini difavoritkan menjadi juara. Kemenangan itu menjadi sesuatu yang bersejarah bagi Execration. Sebab, ini kali pertama mereka berhasil menjuarai MSC. (*)

Related Articles
Esports
Rekor-Rekor Keren Execration Saat Raih Juara di MSC 2021

Esports
”Ferxiic” Antar Evos Legends Raih Kemenangan Sempurna

Esports
Evos Legends Hadapi Todak, Blacklist Internasional Siap Hadang Bigetron Alpha