Sport

EURO 2020: Tartan Army Ingin Unjuk Gigi

Mainmain.id

Posted on June 14th 2021

SELAMAT datang, Skotlandia. Negara persemakmuran Inggris itu lolos untuk kali pertama setelah 25 tahun absen di Euro. Anak asuh Steve Clarke tersebut berlaga di Euro 2020 dengan mengandalkan kombinasi pemain veteran seperti kiper David Marshall (36 tahun) dengan daun muda macam Scott McTominay (24 tahun). Sementara itu, Republik Ceko yang akan menjadi lawannya adalah tim yang selalu lolos Euro sejak 1996.

Skotlandia sudah cukup lama absen di turnamen mayor. Pada ajang Piala Dunia, misalnya. Mereka kali terakhir berpartisipasi di Prancis pada 1998. Absennya Skotlandia di Euro bahkan lebih lama. Tartan Army –sebutan Skotlandia– belum pernah menembus ajang itu setelah kali terakhir tampil di Inggris pada edisi 1996.

Penantian 25 tahun telah berakhir. Skotlandia tampil di Euro 2020. Republik Ceko menjadi lawan pertama yang akan mereka hadapi. Kedua tim bentrok di markas Skotlandia di Hampden Park, Glasgow, Senin (14/6), kickoff pukul 20.00 WIB. Bermain di kandang sendiri membuat Skotlandia percaya diri.

"Menghadapi Republik Ceko adalah pertandingan yang paling penting dan semua fokus tertuju ke pertandingan itu. Kami siap untuk melawan mereka. Orang-orang di tim kami dalam gelora yang luar biasa. Mereka telah berlatih dengan sangat baik dan semuanya berjalan baik," ucap John Carver, asisten pelatih Skotlandia, dalam keterangan resminya.

Skotlandia memang pantas percaya diri. Selain akan bermain di kandang sendiri, mereka memiliki rekor apik saat menghadapi Republik Ceko. Dari lima pertemuan terakhir, Skotlandia meraih tiga kemenangan beruntun dan sekali seri. Sementara itu, Ceko hanya mampu mengunci satu kemenangan.

Kemenangan terakhirnya terjadi di grup 2 UEFA Nations League pada Oktober 2020. Skotlandia menang 1-0. Gol semata wayang dicetak Ryan Fraser. Sedangkan victory terakhir Republik Ceko atas Skotlandia terjadi di babak kualifikasi Euro 2012 pada Oktober 2010. Kala itu mereka menang tipis 1-0 lewat gol Roman Hubnik.

"Kami berharap bisa keluar dari babak grup dan lolos ke fase berikutnya. Saya pikir para pemain cukup percaya diri untuk melakukan itu. Jika kami berhasil lolos dari babak grup, di mana itu adalah momen yang belum pernah dicapai oleh Skotlandia, itulah yang ingin kami cari," tegas Carver.

Berbeda dengan nasib Skotlandia, Republik Ceko justru tidak pernah absen dari Euro sejak 1996. Prestasinya pun bagus. Mereka adalah runner-up di Euro 1996. Lalu, menjadi semifinalis di Euro 2004. Namun, pada Euro 2016, langkah anak asuh Jaroslav Silhavy itu terhenti di babak grup.

"Skotlandia tidak akan membuatnya mudah bagi kami. Tetapi, kami telah mempersiapkan diri dengan baik dan siap menghadapi tantangan. Kami akan mengerahkan segalanya ke dalam permainan. Kami selalu bermain untuk menang," tegas ujung tombak Republik Ceko Michael Krmencik. (Muhammad Syafaruddin/Harian Disway)

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id)

Related Articles
Sport
EURO 2020: Juara 1992, Timnas Denmark Kini Mati Gaya

Sport
EURO 2020: Tancap Gas, Oranje!

Sport
Alessandro Florenzi Kembali ke Timnas Italia karena Roberto Mancini