Sport

EURO 2020: Inggris masih Terngiang Serpihan Dendam di Rusia

Mainmain.id

Posted on June 13th 2021

INGGRIS langsung mendapat ujian berat di laga perdana Euro 2020. Fans Inggris tentu masih ingat, tiga tahun lalu Kroasia mengusir Inggris dari Moskow, Rusia. Inggris menangis karena kalah 1-2 dari tim asal Balkan itu. Gol Kieran Trippier pada menit ke-5 dibalas Ivan Perisic pada menit 68. Lewat perpanjangan waktu, Mario Mandzukic akhirnya memupuskan harapan Inggris dengan golnya pada menit ke-109.

Saat menggelar jumpa pers di London, Sabtu (12/6), Gareth Southgate mengatakan bahwa Inggris sudah melupakan kekalahan itu. Itu kekalahan di Piala Dunia 2018. Inggris kini fokus ke Euro. Stadion Wembley, London, akan menjadi saksi sejarah kemenangan demi kemenangan The Three Lions. Mayoritas pundit sepak bola Inggris bahkan sepakat, Inggris harus juara. Semua persyaratan mendukung impian itu. Sudah main di kandang, Inggris punya banyak bintang lagi. Jangan lupa, dukungan dari 22.500 penonton menjadi modal berharga pasukan Gareth Southgate.

Inggris memang sudah melakukan revans atas Kroasia di Liga Bangsa-Bangsa. Namun, tekanan mental bukan tidak mungkin akan membuat Inggris tidak bisa bermain lepas. Southgate harus bisa mengatasi kendala itu kalau ingin mendapatkan hasil maksimal.

Clean sheet back-to-back saat melawan Austria dan Rumania memang menggembirakan. Namun, Southgate tidak puas 100 persen. Kalau saja Maguire tidak cedera, problem lini belakang Inggris dianggap selesai.

Inggris sebetulnya dibekali lini tengah istimewa. Banyak pilihan di arena vital itu. Sejumlah nama beken ada di sana. Southgate tinggal memilih pemain yang pas untuk menghadapi lawan.

Media massa Inggris ingin melihat siapa yang akan diparkir Southgate di sektor gelandang. Di situ Inggris tidak kekurangan pemain. Pelatih The Three Lions tersebut harus memilih apakah ia akan menurunkan Marcus Rashford, Jadon Sancho, Raheem Sterling, Mason Mount, Jack Grealish, dan Phil Foden untuk mendukung striker Harry Kane. ''Saya berharap kami bisa memanfaatkan momen bermain di kandang sendiri. Kami hanya punya satu pilihan, yaitu memenangkan pertandingan,'' ucap Gareth Southgate seperti dikutip Daily Mail kemarin (12/6).

Di pentas Euro, Inggris kali terakhir bertemu Kroasia di babak penyisihan grup. Inggris menang 4-2 atas Kroasia di Euro 2004 Portugal.

Bagaimana dengan Kroasia. Negeri dari Semenanjung Balkan itu tidak bisa menurunkan bek berpengalaman Dejan Lovren. Dengan demikian, Domagoj Vida dan Duje Caleta-Car harus bermitra di jantung barisan belakang.

Pelatih Kroasia Zlatko Dalic tetap menetapkan Luca Modric sebagai jenderal lapangan. Modric yang punya pengalaman luas akan mendapatkan bantuan dari rekannya yang lebih energik, Mateo Kovacic. Kehadiran keduanya membuat alur permainan Kroasia sangat stabil.

Dalic juga sangat mungkin harus memilih antara Bruno Petkovic dan Ante Rebic di depan. Dalic mengatakan, dirinya ingin melihat kondisi kedua pemain itu hingga jelang pertandingan. Rebic disebut-sebut lebih berpeluang mendapatkan starting line-up. ''Boleh jadi saya akan menduetkan keduanya di depan. Tetapi, itu hanya akan dilakukan di saat kami tidak berdaya,'' ucap Zlatko Dalic seperti dikutip uefa.com. (Max Wangge/Harian Disway)

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id)

 

Kemungkinan Line-up

INGGRIS: Pickford, Walker, Stones, Shaw, Trippier, Rice, Phillips, Chilwell, Mount, Grealish, Kane

KROASIA: Livakovic, Vrsaljko, Vida, Caleta-Car, Barisic, Brozovic, Kovacic, Rebic, Modric, Perisic, Petkovic.

====

 

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id)

Related Articles
Sport
EURO 2020: Lingard Gelar Pesta Bir, Vardy Pilih Berenang Bersama Istri

Sport
Kans Timnas Inggris di Euro 2020: Jangan Besar Pasak daripada Tiang Lagi

Sport
EURO 2020: Belanda Harus Menang agar Aman