Tech

Apple Coba Gandeng Produsen Tiongkok untuk Produksi Baterai EV

Jingga Irawan

Posted on June 9th 2021

Apple mulai berani mengambil langkah lebih jauh untuk memasuki industri kendaraan listrik (EV). Dilansir Reuters, Rabu (9/6), Apple dikabarkan sedang diskusi tahap awal dengan perusahaan baterai terbesar di Tiongkok, Contemporary Amperex Technology (CATL) dan BYD, tentang pasokan baterai untuk kendaraan listrik.

Berdasarkan informasi dari sumber anonim yang dikutip oleh Reuters, Apple juga meminta syarat agar produksi baterai dilakukan menggunakan fasilitas manufaktur di Amerika Serikat. Meskipun demikian, diskusi dapat berubah dan tidak jelas apakah kesepakatan dengan CATL atau BYD akan tercapai.

Seorang pejabat senior dalam pemerintahan Presiden AS Joe Biden mengonfirmasi situasi tersebut, Selasa (8/6). "Pemahaman saya adalah bahwa Apple sedang berbicara tentang membangun pabrik produksi baterai canggih di sini di AS. Itu benar-benar konsisten dengan apa yang telah dibicarakan presiden dalam hal rantai pasokan, terutama di area di mana kita mungkin meraih pangsa pasar global," kata Jared Bernstein, penasihat ekonomi senior Gedung Putih pada Reuters.

Akan tetapi, CATL dikabarkan enggan membangun pabrik di AS karena ketegangan politik antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Ditambah masalah biaya yang cukup besar. Baik CATL, BYD, dan Apple belum menanggapi pemberitaan yang beredar.

Sumber anonim yang mengatakan pada Reuters juga menyampaikan bahwa Apple lebih mendukung penggunaan baterai lithium iron phosphate. Sebab menurut mereka teknologi itu lebih murah untuk memproduksi baterai. daripada menggunakan nikel dan kobalt yang dikenal jauh lebih mahal.

Sebagaimana diketahui, CATL selama ini memasok baterai ke pembuat mobil besar dunia, termasuk salah satunya adalah Tesla Inc. Sementara BYD, merupakan pemasok baterai nomor empat di dunia yang juga berkontribusi besar pada rantai penyedia pasokan kendaraan listrik.

Banyak pembuat baterai meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan di seluruh dunia karena para produsen mobil mempercepat peralihan menuju kendaraan listrik. Hal ini dilakukan demi mematuhi aturan emisi untuk mengatasi pemanasan global yang ada di banyak negara.

CATL saat ini sedang merencanakan pabrik baterai otomotif baru yang besar di Shanghai. Lengkah itu melanjutkan perluasan pasar yang akan memperkuat posisinya sebagai pemasok baterai nomer satu di dunia. Pabrik akan berada di dekat operasi manufaktur Tesla di Tiongkok. (*)

Related Articles
Tech
Volkswagen akan Produksi Mobil Listrik Generasi Kedua Mereka, ID.4

Tech
Pembuat Baterai EV Asal Tiongkok Perkenalkan Baterai Sodium-ion

Tech
Ford Produksi Sel Baterai Kendaraan Listrik Bareng Produsen Korea Selatan