Interest

Tilang Bakal Gunakan Sistem Poin, Ini Nilai Pelanggaran yang Perlu Kamu Tahu

Dwiwa

Posted on June 8th 2021

(Korlantas Polri)

Guys, udah pada tahu belum nih kalau sekarang di dalam aturan baru tilang ada sistem poin? Jadi nih bagi yang belum tahu, berdasarkan Peraturan Kepolisian RI Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi, Polri telah menetapkan aturan baru terhadap pelanggaran tindak pidana lalu lintas berupa pemberian tanda poin pada SIM.

Dilansir dari Antara, setiap pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi akan mendapatkan poin tertentu. Poin-poin ini nantinya akan diakumulasikan dengan ancaman sanksi poin tertinggi sampai pencabutan SIM.

Ada tiga sistem pencatatan yang digunakan dalam aturan baru tilang ini. Pencatatan poin ini dilakukan lewat surat tilang untuk pelanggaran lalu lintas, buku register perkara untuk kecelakaan lalu lintas, dan pangkalan data penegakan hukum lalu lintas.

Masing-masing pelanggaran lalu lintas memiliki poin yang berbeda beda. Misalnya jika berkendara di luar jalur, mengangkut orang dengan mobil barang, atau menurunkan penumpang selain di tempat pemberhentian, kalian akan mendapat poin 1.

Kemudian jika kendaraandimodifikasi hingga mengganggu, mengemudikan kendaraan tanpa nomor, dan mengabaikan pejalan kaki, kalian akan mendapat poin 3. Sementara poin 5 akan didapat jika kalian melakukan pelanggaran seperti mengemudikan kendaraan bermotor tidak laik, melanggar aturan lalu lintas, dan tidak membawa SIM.

Sementara jika ada kecelakaan lalu lintas, poin yang didapat lebih besar. Misalnya saat pengguna jalan yang menyebabkan kecelakaan dengan korban luka berat/meninggal akan mendapat poin 12. Sedangkan jika korban luka ringan atau hanya mengalami kerusakan akan mendapat poin 10. Begitu juga ketika melakukan tabrak lari. Lalu seandainya kalian berkendara membahayakan nyawa/barang, maka poin 5 akan di dapat.

Ketika poin-poin ini dikumpulkan dan mencapai batas tertentu, akan ada sanksi tegas yang diberikan. Penalti pertama diberikan jika poin sudah mencapai 12. Pada tahap ini, SIM akan ditahan atau dicabut sementara. Agar bisa memperolehnya kembali, kalian perlu mengikuti pendidikan dan pelatihan mengemudi.

Sementara jika poin kalian sudah mencapai 18, ada penalti 2 yang menanti. Pada tahap ini sanksi yang diberikan lebih tegas, yakni pencabutan SIM berdasarkan putusan pengadilan. Kalian juga harus menunggu waktu sanksi sebelum bisa mengajukan permohonan untuk mendapatkan SIM lagi.

Waduh, berat juga ya sanksi yang didapat. Kalau dihitung-hitung 18 kali berkendara di luar jalur saja SIM kita bisa dicabut. Wah, mesti lebih berhati-hati kalau sedang mengemudi di jalan nih. Jangan sampai gara-gara menyepelekan aturan lalu lintas kita jadi kehilangan SIM.(*)

Related Articles
Interest
Coronavirus, Polri Bebaskan Denda Pajak dan Beri Dispensasi SIM Expired

Interest
Hati-Hati, 12 Provinsi Ini Bakal Terapkan Tilang Elektronik Mulai 23 Maret

Interest
Mulai Berpatroli, Ini Fakta-Fakta Polisi Virtual yang Harus Kalian Tahu