Sport

Marco Verratti Masih Andalan Roberto Mancini di Skuad Italia

Mainmain.id

Posted on June 6th 2021

WOUUW, Italia benar-benar siap menghadapi Euro 2020 yang tinggal tinggal menghitung hari. Kemenangan 4-0 dalam partai uji coba atas Republik Ceko di Stadion Dall’Ara, Bologna, bisa menjadi salah satu indikator kesiapannya. Hebatnya, itu kemenangan kedelapan berturut-turut. Gli Azzurri mencetak 25 gol dalam delapan pertandingan terakhir. Tidak kebobolan pula.

Media massa Italia memuji setinggi langit keberhasilan itu. Namun, di balik pujian tersebut, mereka tetap memberikan sejumlah catatan kritis untuk tim nasionalnya. ''Tetap hati-hati. Teruslah bekerja keras. Turki sudah menunggu,'' tulis Tuttosports Jumat (5/6).

Turki memang menjadi lawan pertama Italia di Stadion Olimpico, Roma, 11 Juli mendatang atau 12 Juli dini hari WIB. Bahkan, itulah partai pembukaan Euro 2020. Italia dan Turki berada di grup A.

Pelatih Roberto Mancini sangat bahagia atas kemenangan tersebut. Itu modal bagus. Skornya sangat mencolok. Namun, Italia jauh dari sempurna. Kerja sama antarlini masih tetap bolong-bolong. Beberapa kali terjadi kesalahan koordinasi. Ada juga pemain yang terlambat menutup. Lini tengah Gli Azzurri tetap harus dibenahi agar menampilkan permainan maksimal.

Mancini lantas berharap bisa memainkan gelandang kreatif yang sehari-hari bermain di Paris Saint-Germain, Prancis. Siapa lagi kalau bukan Marco Verratti. Bagi Mancini, Verratti adalah sosok sentral. Ia kreator sekaligus stopper. Ia menghentikan serangan lawan dan langsung membangun serangan saat memegang bola. Verratti cerdas dan efisien. ''Ini partai pemanasan yang terakhir. Saya optimistis Verratti bisa bermain saat melawan Turki,'' ujar Mancini seperti dikutip La Gazzetta dello Sport Jumat (5/6).

Mancini sempat tegang pada 10 menit pertama. Seusai berteriak mengatur anak asuhnya, ia beberapa kali kedapatan menendang rumput kosong di hadapannya. Ketegangan itu ia sampaikan saat sesi konferensi pers setelah pertandingan.

Eks striker tim nasional Italia itu mengaku, partai uji coba tersebut terasa berat. Sudah berbulan-bulan ia tidak bertemu pemainnya. Untunglah, Italia kemudian menang. Semua urusan terasa beres. Setiap langkah jadi enteng.

Optimisme itu cukup beralasan. Ia tidak menduga Italia bisa menang dengan skor amat mencolok. Republik Ceko bukanlah lawan sembarangan.

Republik Ceko bergabung bersama Inggris, Kroasia, dan Skotlandia di grup D. Mancini malah menilai Republik Ceko belum mengeluarkan semua kemampuannya hanya untuk sebuah partai uji coba seperti itu. ''Menang besar seperti itu tetap saja belum bisa dijadikan patokan,'' papar eks pelatih Manchester City yang saat bermain cukup lama memperkuat Sampdoria itu.

Ia mengatakan, Republik Ceko bermain tidak seperti yang ia lihat. Kekuatan, fisik, teknik, dan kecepatan Republik Ceko tidak sehebat seperti yang dilihat Mancini ketika tim asal Eropa Timur itu bermain imbang melawan Belgia beberapa waktu lalu. Bahkan, menurut Mancini, Belgia seharusnya memenangkan pertandingan tersebut. ”Dan, semua orang tahu, Belgia adalah salah satu tim terbaik di Eropa dan dunia saat ini,” ujar mantan pelatih Inter Milan tersebut.

Lantas, apakah line-up sekarang ini menjadi pilihan utama di pertandingan pembuka Euro 2020 melawan Turki pada 11 Juni?

”Sangat mungkin, ya. Para pemain harus tetap tenang, fokus, dan memainkan sepak bola mereka. Ada tujuh pertandingan yang harus dimenangkan dalam kompetisi ini. Jadi,   perjalanan masih panjang,” tambahnya.

Ciro Immobile memulai dan mencetak gol malam ini, sementara Giacomo Raspadori masuk sebagai pemain pengganti untuk debut seniornya di Italia, tetapi Andrea Belotti masih berusaha menemukan kebugarannya setelah beberapa bulan yang sulit di klubnya, Torino.

”Kami beruntung memiliki begitu banyak striker berbakat dan penting bagi kami untuk mencetak banyak gol. Yang saya minta dari penyerang adalah mereka melakukan yang terbaik. Federico Chiesa bisa bermain di kanan atau kiri. Itu tidak banyak berubah. Emerson Palmieri masuk kemarin karena membutuhkan lebih banyak waktu bermain di kakinya. Ia tidak punya banyak waktu belakangan ini,'' ujar Mancini.

Ia mengatakan, Stefano Sensi mundur setelah masalah otot lainnya. Dengan demikian, Matteo Pessina menggantikan pemain Inter, tetapi ada kabar baik untuk bintang PSG Verratti setelah masalah lutut.

”Masih perlu tes lagi, tapi ya, saya pikir Sensi akan pulang. Lorenzo Pellegrini sudah pulih. Verratti telah membuat lompatan besar ke depan dan saya pikir ia akan bisa bermain melawan Turki,'' ujar Mancini yang lantas mengatakan bahwa timnya Senin pagi beruji coba sekali lagi melawan skuad Italia U-20 di Coverciano. (Max Wangge/Harian Disway)

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id)

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id)

Artikel Terkait
Sport
Alessandro Florenzi Kembali ke Timnas Italia karena Roberto Mancini

Sport
EURO 2020: Ujian Kontra Tim Raja Seri Eropa

Sport
Setelah 100 Tahun, Strategi Catenaccio Italia Sudah Tak Laku