Sport

Kans Timnas Inggris di Euro 2020: Jangan Besar Pasak daripada Tiang Lagi

Mainmain.id

Posted on June 5th 2021

SUDAH sekian lama timnas Inggris dianggap besar pasak daripada tiang. Tim berjuluk The Three Lions itu tak pernah meraih gelar bergengsi semenjak menjadi juara pada Piala Dunia 1966. Trofi Euro seperti sulit disentuh. Kini Inggris sangat berpeluang karena praktis tampil di kandang sendiri. Bisahkah?

Glasgow - Hampden Park, yang menggelar pertandingan tim nasional Skotlandia dan final piala domestik negara itu, akan digunakan untuk tiga pertandingan grup dan satu pertandingan 16 besar. Ini menampung 51.000 penonton, dengan minimal 12.000 orang.

London - Stadion Wembley adalah stadion terbesar yang digunakan untuk Euro 2020 dengan kapasitas 90.000. Awalnya dijadwalkan menjadi tuan rumah tiga pertandingan grup, satu pertandingan babak 16 besar, baik semifinal maupun final.

Dengan mundurnya Dublin, akan ada pertandingan babak 16 besar tambahan. FA telah berkomitmen untuk kapasitas setidaknya 25 persen, meskipun itu dapat ditingkatkan secara signifikan jika langkah-langkah jarak sosial ditinggalkan pada 21 Juni.

Munich - Allianz Arena, kandang raksasa Jerman Bayern Munich, akan menjadi tuan rumah tiga pertandingan grup dan satu perempat final. Allianz Arena memiliki kapasitas 70.000, dan pemerintah Bavaria dan Jerman sudah setuju mengizinkan minimal 14.500 fans masuk stadion.

Roma - Stadion Olimpico di ibu kota Italia akan menjadi tuan rumah tiga pertandingan grup, termasuk pertandingan pembukaan turnamen, dan satu perempat final. Stadion AS Roma dan Lazio memiliki kapasitas 68.000 dan akan beroperasi dengan kapasitas minimal 25 persen.

Sevilla - Stadion San Memes milik Athletic Bilbao yang akan menjadi tuan rumah tiga pertandingan grup dan satu pertandingan 16 besar, tetapi sekarang telah dipindahkan ke Estadio La Cartuja di Sevilla, yang memiliki kapasitas 60.000, dengan kapasitas minimal 30 persen.

St Petersburg - Stadion Kreztovysky, yang menjadi tuan rumah semifinal Piala Dunia Prancis dan Belgia pada 2018 dan berkapasitas 61.000, awalnya dijadwalkan untuk menjadi tuan rumah tiga pertandingan grup B dan satu perempat final. Namun, setelah Dublin mundur, sekarang menjadi tuan rumah tiga laga grup E. Stadionnya bisa menampung kapasitas 50 persen.

Apa saja grup-grup tersebut?

Sebanyak 20 tim awal mengamankan tempat mereka di kejuaraan musim panas ini, dengan juara bertahan Portugal berada di grup maut bersama Prancis dan Jerman, sementara Inggris membukukan tempat bersama rival Piala Dunia Kroasia.

Italia juga lolos ke turnamen tersebut setelah tidak lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Finlandia, yang lolos dari grup yang sama dengan Italia, akan bermain di turnamen besar pertama mereka.

Kemudian ada empat ruang untuk diperebutkan di babak playoff. Tim yang finis ketiga di grup kualifikasi atau memenangkan grup Liga Nasional 2018 dibagi menjadi empat jalur, di mana mereka memainkan semifinal dan final untuk menentukan siapa yang akan memastikan tempat di turnamen.

Pada akhirnya, Skotlandia, Makedonia Utara, Slovakia, dan Hungaria yang keluar sebagai pemenang.

Kapan pertandingan berlangsung?

Turnamen dimulai pada 11 Juni, saat Italia menghadapi Turki untuk pertandingan  pembukaan turnamen, dengan babak grup berakhir pada 23 Juni.

Babak sistem gugur dimulai pada 26 Juni, dengan babak 16 besar berlangsung hingga 29 Juni. Perempat final dimainkan pada 2 Juli dan 3 Juli, dengan semifinal London dimainkan pada 6 Juli dan 7 Juli.

Final di Wembley akan dimainkan pada 11 Juli pukul 8 malam waktu British Schedule Time (BST) atau pukul 02.00 WIB.

Siapa favorit juara?

Dengan mayoritas pertandingan potensial di Wembley, Inggris telah ditempatkan sebagai favorit (7/2). Jika berhasil mencapai final, tim asuhan Gareth Southgate itu akan memainkan semua, kecuali satu pertandingan di kandang mereka yang biasa di London Utara.

Juara dunia Prancis (11/2) dan Belgia (11/2) dianggap sebagai peringkat kedua yang paling mungkin menang.

Spanyol (7/1) mengungguli juara bertahan Portugal (15/2), yang selevel dengan Jerman (15/2), sedangkan Italia (9/1) dan Belanda (12/1). (Max Wangge/Harian Disway)

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id)

Related Articles
Sport
Kiat Gareth Southgate Lindungi Skuad Gen Z di Timnas Inggris

Sport
EURO 2020: Inggris masih Terngiang Serpihan Dendam di Rusia

Sport
EURO 2020: Lingard Gelar Pesta Bir, Vardy Pilih Berenang Bersama Istri