Sport

Liga 1 Kemungkinan Digelar dengan Sistem "Series"

Mainmain.id

Posted on May 31st 2021

Klub menelan ludah. Asa untuk mendapatkan gambaran sistem kompetisi musim ini di arena kongres PSSI di Jakarta Sabtu lalu (29/5) menembus angin. Tak ada gambaran lebih detail akan sistem kompetisi mendatang. Yang didapat, kompetisi pasti akan dijalankan dengan sistem bubble-to-bubble.

Seperti apa sistem itu? Ya, seperti yang dijalankan di Piala Menpora lalu. Tapi, bagaimana gambaran teknisnya? Tidak ada. “
”Padahal, klub ingin dapat gambaran. Kalaupun tidak detail di kongres, ya minimal bisa dapatkan kisi-kisinya,” terang Candra Wahyudi, manajer Persebaya Surabaya. Nada suara Candra seperti kesal dengan apa yang ada di kongres itu. Menurutnya, Persebaya dan banyak tim sangat butuh detail kompetisi untuk menyusun perencanaan. Termasuk menjelaskan ke sponsor dan pihak ketiga lainnya.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) sempat mengagendakan pertemuan dengan para manajer klub Liga 1 dan Liga 2, sehari sebelum kongres, Jumat (28/5). Undangan mendadak itu disebar melalui grup WA. Lantaran mendadak, tak semua klub memberikan konfirmasi kehadiran. Klub meminta pertemuan diagendakan Sabtu malam (29/5), selepas acara kongres. ”Sudah disampaikan ke Pak Lukita (direktur utama LIB). Tapi, gak direspons. Ganti pertemuan virtual pada 3 Juni mendatang katanya,” ungkap Candra.

Nah, lucunya, PSSI justru menyampaikan secara gamblang jadwal kickoff dan sistem kompetisi kepada media di arena kongres. Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto mengatakan, kickoff Liga 1 akan digelar pada 10 Juli. Formatnya ”series”. Seperti yang biasa diterapkan pada liga basket (IBL) dan voli (Proliga).

Menurut Iwan, akan ada enam seri yang dihelat sepanjang kompetisi musim ini. Seri pertama akan digelar di tiga provinsi, yakni Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Seri kedua dilanjutkan di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Seri ketiga di Jawa Timur. Seri keempat kembali ke Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Seri kelima kembali ke Jawa Tengah dan Yogyakarta. Dan, seri keenam berakhir di Jawa Timur.

"Tetap kompetisi penuh dengan 306 pertandingan, tapi sistemnya dibedakan. Tadinya home and away masing-masing, sekarang menjadi sistem bubble-to-bubble dengan konsep sama dengan Piala Menpora," kata Iwan Budianto. "Tapi, karena jumlah pertandingan hampir 10 kali lipat dibanding Piala Menpora kemarin, kami menggunakan sistem series," tambahnya.

Meski format kompetisi berubah, PSSI berharap waktu penyelenggaraan tetap sesuai rencana. PSSI mau kompetisi itu tetap berakhir pada 22 Maret 2022. "Kemungkinan ada 6 series yang dilaksanakan dengan target tuntas Maret 2022. Startnya saja yang mundur. Tadinya 3 Juli, mungkin jadi 10 Juli. Sembari menunggu pertandingan tim-tim yang mewakili kita di Piala AFC," ungkapnya.

Penjelasan itu makin membingungkan klub. Sebagai peserta kompetisi, mereka justru tidak mendapatkan penjelasan dan kepastian yang gamblang seperti itu. Beredar kabar, sistem ”series” memang masih belum diputuskan. LIB masih mengkaji lebih detail lagi. Hal itu perlu dilakukan karena berkaitan dengan beban anggaran. Bila sistem ”series” dilaksanakan, mungkin dibutuhkan anggaran sekitar Rp 500 miliar. Angka itulah yang membikin gamang. Karena itulah, klub Liga 1 belum diberi kepastian secara resmi soal detail kompetisi.

Mendapatkan angka sebesar itu tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi LIB. Meski dunia bisnis sudah mulai menggeliat, mencari sponsor di kondisi saat ini sangat sulit. Padahal, semua angka itu kabarnya ditarget terpenuhi dari sponsor. Masih ada waktu bagi LIB hingga 3 Juni untuk terus berpikir: pakai sistem ”series” atau mengambil opsi lain. (Gunawan Sutanto/Harian Disway)

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id)

 

Rencana Series untuk Liga 1

Seri 1: Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat
Seri 2: Jawa Tengah dan Yogyakarta
Seri 3: Jawa Timur
Seri 4: Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat
Seri 5: Jawa Tengah dan Yogyakarta

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id)

Artikel Terkait
Sport
Tambaksari Masuk Kandidat Venue Liga 1

Sport
Manager Meeting Klub Liga 1 Masih Sisakan Tanda Tanya

Sport
Hak Komersial untuk Klub Belum Jelas, LIB Putuskan Kickoff Liga 1 pada 10 Juli