Sport

Vai Para Onde, Cristiano Ronaldo?

Mainmain.id

Posted on May 26th 2021

Superstar Juventus, Cristiano Ronaldo, dan superstar Barcelona, Lionel Messi, memilih jalan yang sama. Dua magnet sepak bola dunia selama satu setengah dasawarsa terakhir itu meninggalkan timnya lebih awal dari pemain yang lain.

Di Barcelona, Messi bahkan minta izin tidak ikut saat El Barca bertandang ke Eibar. Ketika Barca menang 2-0. Messi sudah tiba di Kota Rosario Argentina bersama keluarganya, Sabtu lalu.

Di Turin, Cristiano Ronaldo memang ikut dibawa ke Bologna. Namun, pelatih Andrea Pirlo hanya menjadikannya sebagai pemain pajangan. Juve menang dengan skor yang tidak lazim, 4-1. Skor besar itu aneh apalagi tanpa Ronaldo. Selama ini, Juve selalu gagal menang tanpa Ronaldo.

Di bangku cadangan, Ronaldo terlihat sempat menonton lewat gadget laga Napoli lawan Verona yang kemudian berakhir 1-1 dan membawa Juve mendapatkan tiket Liga Champions.

Kepada wartawan, Pirlo mengatakan, ia mengistirahatkan Ronaldo atas dasar kesepakatan bersama. Kata Pirlo, Ronaldo kelelahan. Benarkah begitu? Entahlah. Dari mimiknya, tampaknya CR7 tak marah sekalipun harus menerima nasib menjadi ''barang pajangan''.

Ronaldo telah dikait-kaitkan dengan kepindahan dari Juventus musim panas ini karena kontraknya hanya tinggal satu tahun lagi. Laporan pekan lalu mengklaim Manchester United sedang mempertimbangkan reuni Ronaldo. Sementara Paris Saint-Germain dilaporkan tetap menjadi pilihan pelabuhan berikutnya.

Bagi media Portugal, menjadikan CR7 sebagai barang pajangan adalah sebuah penghinaan. Penghinaan terbaru secara alami akan meningkatkan spekulasi tentang masa depan pria Madeira itu, terutama mengingat pentingnya pertandingan hari Minggu melawan Bologna untuk musim mereka.

“Vai para onde, Cristiano?” tulis media A Bola Portugal tatkala CR7 tiba di Lisbon dengan pesawat pribadinya dari Turin, Senin (24/5). Kalimat itu artinya, “Mau ke mana Cristiano?”

Juventus tetap bersikukuh bahwa Pirlo dan Ronaldo akan tetap di klub musim depan -tetapi bisakah Nyonya Tua sekarang tergoda untuk menguangkannya?

Pirlo memilih untuk mencadangkan Ronaldo, yang mengakhiri musim sebagai pencetak gol terbanyak Serie A, karena kelelahan akibat klimaks musim yang sibuk. Juventus telah bermain sekali setiap tiga hari. Direktur klub Luca Paratici mengklaim Ronaldo dan Pirlo benar-benar sepakat soal itu.

Ronaldo sekarang mulai mengalihkan fokusnya ke musim panas yang sibuk untuk Kejuaraan Eropa bersama Portugal.

Paratici mengatakan kepada DAZN pada hari Minggu: ''Ronaldo merasa sehat. Kami memainkan lima pertandingan dalam 15 hari. Bersama pelatih, mereka mengambil keputusan ini,'' kata Paratici.

Keputusan untuk menjatuhkan Ronaldo oleh Pirlo adalah pertaruhan yang membuahkan hasil, tetapi sejalan dengan rencana Juventus untuk musim depan dalam pikiran.

Pemain berusia 36 tahun itu tidak mungkin istirahat musim panas ini karena mereka harus mempertahankan gelar Euro. Artinya,  Pirlo mungkin melindungi Ronaldo sebaik mungkin sehingga CR7 sepenuhnya fit  musim depan.

Namun, kebangkitan Morata dan Dybala bersama dengan paket keuangan Ronaldo yang lumayan menguras kantor akan menimbulkan pertanyaan, apakah Juventus harus melepaskan aset bintang Portugal itu? Mengingat masalah keuangan mereka yang terdokumentasi dengan baik.

Februari lalu, Juventus mengumumkan kerugian hampir 100 juta pound dari paruh pertama musim 2020-21. Juve juga mengatakan bahwa kemunduran finansial ini  terus berlanjut di tengah pandemi virus corona.

Sementara itu, Ronaldo mendapatkan gaji pokok sebesar 540.000 poun per minggu, empat kali lipat lebih besar dari pemain dengan bayaran terbaik berikutnya di Serie A.

Dengan kontrak penyerang Portugal yang masih tersisa satu tahun, ini bisa menjadi kesempatan terakhir Juventus mendapatkan uang dari Ronaldo. Lalu mereka bisa menggunakan dana tersebut untuk memperkuat area lain untuk melanjutkan pembangunan kembali puing-puing kehancuran di Serie A yang boleh jadi masih bersama Pirlo.

Pertanyaan lain mengenai masa depan Ronaldo adalah apakah kapten Portugal itu ingin bertahan di Juventus setelah musim panas ini? Tepatnya setelah menjalani masa tiga tahun yang beragam di Turin.

Ronaldo telah memenangkan dua gelar Serie A dan satu Piala Italia. Tetapi belum bisa menambah lima gelar Liga Champions yang ia angkat di Manchester United dan Real Madrid.

Meski begitu, Ronaldo bergabung dengan rekan satu timnya di lapangan untuk perayaan pasca pertandingan setelah mengalahkan Bologna -sebelum mengklaim ia “bangga dengan skuad ini” di media sosial pada Minggu malam.

Tetapi hal-hal aneh seringkali terjadi dalam sepak bola. Ada banyak alasan yang menunjukkan salah satu dari Juventus atau Ronaldo dapat mengakhiri hubungan mereka musim panas ini.(Max Wangge/Harian Disway)

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id)

Artikel Terkait
Sport
Sesekali Biarlah Cristiano Ronaldo Turun Kelas

Sport
Cristiano Ronaldo Pulang Kampung ke Portugal, Gabung Sporting Lisbon?

Sport
Juventus-AC Milan Rebutan Sisa Tulang Empat Besar