Entertainment

Demi Lovato Sebut “Memuji” Orang yang Terlihat Tubuhnya Kurusan Bisa Jadi Toxic

Yang kamu kira memuji itu bisa menyakiti.

Kezia Kevina Harmoko

Posted on May 24th 2021


(Foto: Angelo Kritikos)

Demi Lovato memang sudah melalui banyak perjuangan untuk belajar mencintai tubuhnya sendiri. Baru-baru ini, ia membagikan pesan menarik mengenai kebiasaan kita memuji seseorang yang jadi lebih kurus dari sebelumnya.

"Ih, kurusan nih! Habis diet ya? Wah keren deh!"

Pasti sering kan mendengar kalimat tersebut. Atau justru sering jadi orang yang melontarkannya? Menurut Demi, kalimat yang bernada pujian seperti itu justru bisa mengganggu kesehatan mental orang yang struggling dengan gangguan makan lho.


Tangkapan layar Instastory @ddlovato

"Aku gak tahu siapa yang perlu mendengar ini, tapi memuji seseorang yang berat badannya turun bisa sama menyakitkannya seperti memuji seseorang kalau ia naik berat badan—kalau orang tersebut sedang dalam masa pemulihan dari gangguan makan," ujar pelantun What Other People Say tersebut, Senin (24/5) melalui InstaStory.

"Kalau kamu gak tahu sejarah seseorang dengan makanan, jangan komentari fisik mereka. Karena walaupun tujuanmu baik, bisa aja [omonganmu] membuat orang tersebut overthinking jam 2 pagi," lanjut Demi.


Tangkapan layar Instastory @ddlovato

Penyanyi kelahiran 28 tahun lalu ini mengakui memang kadang pujian tersebut terasa menyenangkan, tetapi ada efek samping lainnya dari kalimat tersebut. "Suara gangguan makan bersuara keras di kepala, 'Lihat, orang-orang itu suka kalau kamu lebih kurus' atau 'kalau kamu makan lebih sedikit, pasti bisa turun lebih banyak lagi',” ujarnya.

Ia melanjutkan, "Kadang pujian tersebut juga membuatku berpikir, 'Duh, terus sebelumnya mereka melihat tubuhku ini bagaimana ya?' Intinya, aku lebih berharga daripada cangkang jiwaku, yaitu tubuhku dan aku berjuang setiap harinya mengingatkan diriku sendiri tentang itu," kata pelantun Met Him Last Night tersebut.

Apa yang dikatakan pemilik album Dancing With The Devil: The Art of Starting Over itu memang benar. Kadang kalau kita melihat seseorang yang terlihat jadi lebih kurus, otomatis kita pengin menyelamati mereka. Padahal kita gak tahu apa yang mereka alami untuk menjadi lebih kurus—dan kadang hal-hal tersebut sensitif banget buat dibahas.

Baiknya sih gak usah deh mengomentari fisik orang lain. Jangan body shaming atau body shaming terselubung. Kita nggak pernah tahu struggle apa yang mereka lewati karena tubuh mereka, jadi jangan sampai gak sengaja melukai seseorang dengan perkataan kita. Lagi pula masih banyak kan yang bisa dibicarakan selain fisik doang~

Di luar itu, Demi baru aja meluncurkan podcast perdananya yang bertajuk 4D with Demi Lovato. Di siniar tersebut ia akan membahas beragam topik mulai dari isu terkini sampai kesehatan mental.(*)

Artikel Terkait
Entertainment
Demi Lovato Potong Pendek Rambutnya biar Bebas dari Stereotype Gender Tertentu

Entertainment
Taylor Swift Buka-bukaan Tentang Gangguan Makannya

Entertainment
Demi Lovato Bakal Rilis Podcast “4D”, Bahas Aktivisme dan Kesehatan Mental