Entertainment

Visual ‘Army of the Dead’ Oke, Tapi Plotnya Mudah Ditebak

Jingga Irawan

Posted on May 23rd 2021

Zack Snyder mengawali karier sutradaranya melalui remake film zombie Dawn of the Dead pada 2004 lalu. Setelah lama berkutat dengan DCEU dan rilis Justice League Snyder Cut yang menghebohkan, Snyder tampaknya kangen berkreasi bareng mayat hidup.

Dengan menggandeng bintang kenamaan Hollywood, Dave Bautista, Zack Snyder baru saja merilis film zombie terbarunya Army of the Dead, yang tayang di Netflix mulai 21 Mei lalu. Sederhananya, film ini memadukan kisah perampokan dan tragedi infeksi zombie.

Sebuah kasino besar di Las Vegas menyimpan ratusan juta dolar yang terkunci rapi di brankas. Selama infeksi zombie melanda, uang tersebut masih di sana dan terlupakan. Scott Ward (Dave Bautista) merupakan seorang veteran yang mendapatkan tawaran kerja untuk membawa keluar uang jutaan dolar itu dari area karantina. Bersama dengan kelompok bersenjata lengkap, Scott berangkat dengan penuh keyakinan.

Film berdurasi 2 jam 28 menit tersebut berusaha untuk menampilkan adegan pertarungan epik antara manusia dan zombie. Namun yang dilihat penonton justru hanya lah darah dan aksi brutal. Ditambah dengan sekumpulan karakter yang rahasia dan nasibnya udah ketebak. Ada yang licik. Ada yang lucu. Ada yang suka meremehkan. Ada juga yang pemberani banget sampai titik darah penghabisan gengs.

Sutradara telah mengungkapkan latar belakang dan sifat masing-masing karakter secara gamblang di awal film. Yang menurut Mainmain sebagai langkah kurang bijak dari Zack Snyder. Dengan begini, penonton bisa langsung tahu siapa si jahat dan si baik. Dan gimana mereka merusak rencana perampokan tersebut.

Cruz adalah teman Scott (Ana de la Reguera), begitu pun juga Vanderohe (Omari Hardwick), Dieter berperan sebagai pembuka brankas (Matthias Schweighöfer), Lily si penjaga gerbang (Nora Arnezeder), Guzman si pembunuh zombie (Raúl Castillo) dan temannya Chambers (Samantha Win), pilot cerdas Peters (Tig Notaro) dan Martin (Garret Dillahunt) sebagai orang suruhan Tanaka.

Selain itu, bagian awal dari Army Of The Dead  memiliki pengaturan panggung yang lambat. Dimulai dari konvoi militer yang terlibat kecelakaan karena kecerobohan manusia hingga aksi penyelamatan besar-besaran.

Untuk pementasan aksi saling menembak dan kejar-kejaran, tampaknya udah biasa kita temui di film zombie lainnya. Nggak ada yang spesial. Untungnya, Snyder memasukkan drama ayah-anak yang emosional. Setidaknya, di tengah kebrutalan dan saling bunuh zombie, masih ada secuil kisah sedih.

Yang spesial lainnya adalah jenis mayat hidup yang ditampilkan. Seperti yang pernah ditulis Mainmain, mayat hidup dalam Army of the Dead bukan seperti zombie yang sudah kita kenal, bertindak lambat, bodoh dan jalan pincang. Ini sebaliknya, mereka tahu cara untuk menunggangi kuda, menggunakan senjata, bahkan menghindari pukulan.

Kalau dalam Army of the Dead, jenis zombie ini disebut The Alpha. Kasta tertinggi dari mayat hidup. Ngerinya lagi, mereka punya raja gengs.

Dengan begini, tertanam di kepala kita semua bahwa zombie bisa sangat mematikan dan menyerang layaknya ahli karate. Dan Snyder berhasil mematahkan konstruksi citra zombie yang sudah dikenal selama puluhan tahun.

Terlepas dari sifat klise dan plot yang mudah ditebak, gaya visual Zack Snyder patut dipuji. Dengan keahlian colorization, Snyder berhasil menyampaikan expression mood setiap scene secara sempurna. So, ketika kalian menonton sebuah film tanpa mengenali sutradaranya, kalian langsung menyadari bahwa: “Ini pasti film Zack Snyder”.

Snyder juga menjadikan gerakan lambat dan efek blur sebagai senjata ampuhnya. Trik visual yang digunakan Snyder dalam Army of the Dead melibatkan fokus yang disengaja dan blur yang disengaja di latar belakang dan latar depannya tanpa harus mengganti sudut pandang kameranya. Di tengah itu semua, Snyder pasti menyisipkan latar musik nyeleneh atau humor gelap khas di antara dialog karakternya.

Secara keseluruhan, Army of the Dead masih dapat menjadi pilihan yang pas bagi kalian untuk mengisi hari libur dan waktu santai. Untuk Army of the Dead, Mainmain kasih nilai 6/10 deh... (*)

Related Articles
Entertainment
Bukan Film Zombie Biasa, Ini Detail Penting dari Trailer ‘Army of the Dead’

Entertainment
Pasukan ‘Army of the Dead’ Siap Melawan Zombie, Yuk Kenalan dengan Karakternya!

Entertainment
Penjelasan Ending ‘Army of the Dead’, Gimana Nasib Vanderohe?