Current Issues

Polemik Pedoman Lepas Masker Bagi Orang yang Sudah Divaksin Penuh di Amerika

Dwiwa

Posted on May 18th 2021

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) telah mengizinkan orang yang sudah divaksinasi Covid-19 secara penuh untuk tidak memakai masker baik di luar ruangan maupun hampir di semua tempat di dalam ruangan.

Meski keputusan CDC ini diambil berdasarkan bukti ilmiah, polemik langsung bermunculan begitu panduan baru tersebut keluar. Pasalnya, sebagian besar dari penduduk di negeri Paman Sam masih belum mendapat vaksinasi penuh. Hingga Senin, baru sekitar 37 persen yang sudah mendapat dua dosis suntikan.

Panduan ini juga telah membuat banyak bisnis di seluruh negeri tidak lagi mewajibkan pemakaian masker. Padahal sulit untuk mengetahui mana dari pengunjung yang sudah divaksin dan mana yang belum hanya dari penggunaan masker.

Dilansir dari CNN, menurut mantan ahli bedah AS Jerome Adams, banyak pejabat kesehatan masyarakat yang mengeluh kepadanya merasa kesal dan dibutakan oleh informasi baru ini.

“Ini adalah perubahan yang terlalu cepat untuk publik Amerika. Seminggu sebelumnya mereka mengatakan ‘tetap pakai maskermu’, dan kemudian tiba-tiba mereka mengatakan sekarang kamu bisa melepasnya,” ujar Adams.

Dokter gawat darurat dr Leana Wen mengatakan perubahan ini terlalu drastis karena CDC begitu berhati-hati terhadap pedoman tentang apa yang boleh dilakukan oleh orang yang sudah divaksin. Pada April, CDC mengatakan orang yang divaksinasi penuh boleh melepas masker di pertemuan kecil di luar ruangan dan saat makan di luar bersama teman dari rumah yang berbeda.

Menurut Wen, sekarang pendulum telah berbalik arah. Pedoman baru ini pada dasarnya memungkinkan siapa saja untuk masuk ke dalam ruangan tanpa masker dan tanpa bukti vaksinasi. Dan sistem semacam ini mungkin membahayakan orang lain, termasuk anak-anak di bawah usia 12 tahun yang belum bisa divaksinasi dan orang dewasa yang mungkin lebih berisiko dari yang mereka kira.

“Kita telah melihat gubernur dan walikota dan pemilik bisnis telah meniadakan mandat masker, dan sebagai akibatnya, sekarang kita membuat hidup lebih tidak aman bagi orang yang tidak divaksin, individu dengan gangguan kekebalan dan untuk anak-anak yang belum divaksinasi,” ujar Wen.

Wen menambahkan jika dia rasa maksud dari CDC ini baik, yakni menunjukkan jika vaksin ini benar-benar protektif. Tetapi ada konsekuensi yang tidak diinginkan dari tindakan mereka.

Walikota Kansas City, Misouri, Mayor Quinton Lucas mengatakan jika sistem yang meminta orang yang belum divaksin untuk tetap memakai masker tidak bekerja. Lucas mengatakan jika pemimpin kota "lengah" pada masker karena pengumuman CDC pada minggu lalu.

Dia menyebut jika tujuan mereka adalah menyelaraskan dengan CDC dalam hal pengambilan keputusan dan pengumuman. Dan situasi tersebut merupakan sebuah tantangan untuk ditegakkan. Walikota mengatakan mereka ingin CDC kembali pada titik mendorong orang-orang untuk divaksinasi daripada merayakan kebebasan baru ini.

Lagi pula, CDC juga menyebutkan jika meskipun sudah divaksin penuh, beberapa kelompok orang masih tetap harus memakai masker. Orang-orang yang memiliki gangguan sistem imun atau berisiko tinggi disarankan untuk lebih dulu berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan melepas masker. 

Sementara itu, dokter Adams mengatakan tetap akan memakai masker saat pergi ke tempat umum meskipun dirinya sudah mendapat vaksinasi penuh. Dua anak lelaki remajanya memang sudah mendapat vaksin, tetapi putrinya yang masih 11 tahun belum memenuhi syarat.

“Kita bersama dalam hal ini. Kadang-kadang, kalian melakukan sesuatu bahkan meskipun merasa ini tidak menguntungkan kita karena itu akan berguna bagi orang lain. Kita tidak ingin anak-anak kecil kami distigmatisasi atau berisiko,” jelas Adams. Dia juga masih akan tetap memakai masker di tempat umum yang banyak orang belum divaksin. (*)

Artikel Terkait
Current Issues
Masih Ada Ribuan Desa dan Kelurahan Tak Patuh Protokol Kesehatan

Current Issues
Warga AS yang Sudah Divaksin Kembali Disarankan Pakai Masker di Area Tertentu

Current Issues
Kasus Harian Indonesia Kembali Tinggi, Lakukan Hal Ini Agar Terlindung Covid-19