Current Issues

Takut Masker Bikin Wajah Jadi Belang? Berikut Tips untuk Menghindarinya

Dwiwa

Posted on May 14th 2021

Memakai masker telah menjadi hal yang dianjurkan, dan bahkan diwajibkan di beberapa negara guna mencegah penyebaran Covid-19. Meski ini bisa melindungi dari penularan penyakit, tetapi di sisi lain penggunaan masker secara terus menerus juga bisa menimbulkan beberapa efek kurang menyenangkan.

Terkadang pemakaian yang kurang tepat membuat pengguna jadi tumbuh jerawat. Selain itu, beberapa juga mengatakan mengalami kulit terbakar sinar matahari (sunburn). Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, kulit yang terbakar sinar matahari juga berpotensi meningkatkan risiko terkena kanker kulit loh.

Lalu, bagaimana caranya agar kita tidak menjadi korban sunburn saat kita memakai masker, terutama di musim kemarau yang sinar mataharinya lebih banyak?

Dilansir dari Yahoo! News, dr. Rina Mary Allawh, seorang dermatologis di Schweiger Dermatology Groups King of Prussia, mengatakan jika tabir surya adalah kunci untuk memberikan perlindungan di musim panas.

"Selama bulan-bulan musim panas, kita tidak hanya berada di luar ruangan lebih banyak daripada selama akhir musim gugur dan musim dingin, (tetapi) secara umum kita terpapar lebih banyak sinar UVB karena lebih sedikit UVB yang diserap oleh lapisan ozon,” jelasnya.

Penelitian telah menunjukkan jika sinar UVB lebih merusak dari UVA. Paparan sinar UVB berulang –tanpa penghalang seperti tabir surya- dapat merusak DNA dalam selkulit. Bahkan menghasilkan cacat genetik, atau mutasi, yang dapat menyebabkan kanker kulit. Begitu penjelasan dari SkinCancer.org.

Karena itu, Mary Allawh menegaskan jika penggunaan tabir surya ini tetap penting untuk dioleskan ke seluruh wajah bahkan pada bagian yang tertutup masker. Sebab, meski masker memang memberikan lapisan perlindungan, sebagian besar masker tidak mengandung UPF.

UPF merupakan kependekan dari UV protection factor alias faktor pelindung UV. Fungsinya untuk mengukur tingkat perlindungan yang diberikan oleh kain dan pakaian tertentu terhadap sinar UV (mirip dengan penggunaan SPF untuk tabir surya). Mery Allawh mengatakan jika kain tidak secara alami mampu mencegah sinar ini.

"Pakaian pelindung UV mengandung faktor perlindungan ultraviolet (UPF), yang membantu menghalangi sinar UVA dan UVB. Jadi meski memakai masker, penting untuk tetap melindungi seluruh wajah dengan tabir surya," ujar Allawh.

Selain itu, kalian juga harus mengingat jika sengatan matahari tetap bisa terjadi saat matahari tidak terlihat. Inilah mengapa ada atau pun tidak ada sinar matahari, memakai tabir surya tetap perlu dilakukan.

"Sunburns terjadi jika kulit mendapat terlalu banyak sinar matahari dengan perlindungan minimal yang tepat. Dan, itu bisa terjadi bahkan pada hari berawan dan mendung. (Mayoritas) luka bakar akibat sinar matahari ringan, juga dikenal sebagai luka bakar tingkat pertama, menyebabkan eriterma (kemerahan) dan nyeri saat kulit disentuh. Jenis luka bakar akibat sinar matahari ini hanya memengaruhi lapisan paling luar kulit,” jelasnya.

Jika terjadi luka bakar ringan seperti ini, segera dinginkan kulit dan menjauhi sinar matahari. Mery Allawh menyarankan orang untuk segera pindah ke area yang terlindung sinar matahari, lalu memberikan kompres dingin ke kulit yang terpapar. Ia juga menyarankan sering mengoleskan pelembab. Bahkan jika perlu mengonsumsi obat nonsteroid. Misalnya ibuprofen setiap enam sampai 8 jam untuk membantu mengatasi sunburn.

Mery Allawh mengatakan jika obat anti-inflamasi nonsteroid, tersedia tanpa resep. Obat itu dapat memblokir zat yang disebut prostaglandin, yang terlibat dalam respons peradangan dan akan membantu mengurangi kemerahan, nyeri, dan bengkak.

Jika terjadi luka bakar yang lebih parah, seperti kulit mulai mengelupas atau melepuh, itu pertanda jika ada kerusakan lebih serius. Disarankan untuk segera berkonsultasi dengan petugas medis guna memastikan tidak adanya keracunan matahari.(*)

 

Artikel Terkait
Current Issues
Covid-19 Masih Merajalela, Kapan Sih Kita Boleh Melepas Masker?

Current Issues
Kasus Covid-19 Makin Menggila, Yuk Ingat Lagi Cara Pakai Masker yang Benar

Current Issues
Penularan Masih Tinggi, Google Doodle Hari Ini Ingatkan untuk Tetap Pakai Masker