Current Issues

Orang Amerika yang Sudah Divaksin Bisa Lepas Masker tapi Dengan Syarat Ini...

Dwiwa

Posted on May 14th 2021

 

Vaksinasi Covid-19 tampaknya memang bisa segera mengembalikan kehidupan kita ke masa sebelum pandemi. Di Amerika Serikat, orang-orang yang sudah mendapat vaksinasi penuh bahkan sudah tidak lagi perlu memakai masker atau menjaga jarak baik di dalam maupun di luar ruang, kecuali dalam kondisi tertentu.

Dilansir dari CNN, hal itu terjadi karena munculnya panduan terbaru yang diterbitkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC). Vaksinasi penuh yang dimaksud dalam panduan itu adalah orang yang sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 kedua dalam kurun waktu dua minggu.

"Jika kalian sudah divaksin penuh, kalian bisa melakukan mulai melakukan hal-hal yang terhenti akibat pandemi. Kita semua sangat merindukan saat di mana kita bisa kembali ke keadaan normal," ujar Direktur CDC dr. Rochelle Walensky dalam briefing di Gedung Putih.

Menurutnya, sains telah mendukung pembaruan panduan dari CDC bahwa siapapun yang sudah mendapatkan vaksinasi penuh dapat mengikuti aktivitas di dalam dan luar ruangan, baik besar atau kecil, tanpa perlu masker dan jaga jarak fisik.

Ia mengutip tiga studi, satu dari Israel dan dua dari Amerika Serikat yang menunjukkan jika vaksin memang bekerja. Studi Israel yang dipublikasin di American Medical Association, menunjukkan jika vaksin 97 persen efektif melawan Covid-19 bergejala, dan 86 persen efektif melawan infeksi tanpa gejala pada 5 ribu petugas kesehatan.

Ada beberapa infeksi yang dilaporkan di antara orang-orang yang divaksinasi di Amerika Serikat, sejumlah kecil di antara lebih dari 117 juta orang yang sudah divaksinasi penuh. Tetapi Walensky mencatat bahwa infeksi yang dihasilkan kemungkinan memiliki viral load yang lebih rendah, durasinya lebih pendek, dan kemungkinan kecil risiko penularannya ke orang lain.

Meski begitu, ada sejumlah peringatan yang turut dikeluarkan bersama pengumuman ini. Salah satunya adalah jika seseorang memiliki gangguan pada sistem kekebalan harus berbicara dengan dokter sebelum melepas masker mereka.

Selain itu, saat berada di perjalanan, seperti dalam bus, kereta api, pesawat, dan transportasi umum – masker juga masih berlaku. Walensky mengingatkan jika Covid-19 tidak bisa diprediksi sehingga panduan ini dapat diubah sewaktu-waktu sesuai dengan keadaan. Kemudian, orang yang menunjukan gejala Covid-19, bahkan yang sudah vaksinasi, tetap harus memakai masker.

Bagi yang belum divaksinasi, Walensky juga mengingatkan untuk tetap memakai masker. Sebab, risiko terkena penyakit ringan atau berat, kematian, atau menyebarkan ke orang lain lebih besar. Karena itu tetap gunakan masker dan segera dapatkan vaksinasi. Tetapi begitu mendapat vaksinasi penuh, masker bisa dilepas.

Tetapi pedoman ini juga tidak berarti semua orang wajib melepas masker. Ahli penyakit menular kenamaan AS dr Anthony Fauci mengatakan jika orang tetap boleh memiliki pilihan sendiri. Jika memang orang yang sudah divaksinasi tetap merasa lebih aman dan nyaman memakai, itu bukan masalah dan tidak seharusnya dikritik.(*)

Artikel Terkait
Current Issues
Seminggu Cetak 3 Kali Rekor! Yuk Makin Disiplin Protokol Covid-19

Current Issues
Tak Hanya Indonesia, Amerika Serikat Pun Kesulitan dengan Sekolah Daring

Current Issues
Mendekati Musim Dingin, Kasus Covid-19 Makin Melonjak di Eropa dan Amerika