Current Issues

WHO Klasifikasikan Varian Virus Corona India Sebagai “Perhatian Global”

Dwiwa

Posted on May 12th 2021

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan varian virus corona yang pertama kali diidentifikasi di India tahun lalu sebagai varian yang menjadi "perhatian global". Dilansir dari BBC, keputusan itu dikeluarkan merujuk pada hasil studi pendahuluan yang menunjukkan jika mutasi virus yang dikenal sebagai B.1.617 ini bisa menyebar lebih mudah daripada varian lain.

WHO mengatakan jika varian ini telah menyebar ke lebih dari 30 negara. Tiga varian lain berasal dari Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil juga telah diberi sebutan yang sama.

Kategori mutasi ini ditingkatkan dari "varian of interest" menjadi "varian of concern" atau VOC karena menunjukkan bukti yang memenuhi setidaknya satu dari beberapa kriteria. Apa saja? Yakni mudah menular, penyakit lebih parah, berkurangnya netralisasi oleh antibodi atau berkurangnya efektivitas pengobatan dan vaksin.

Varian tersebut sedang dipelajari untuk menentukan apakah itu menjadi penyebab gelombang mematikan di India. India sendiri melaporkan terjadi 366.161 infeksi baru dan 3.754 kematian pada Senin (10/5). Angka itu turun dari rekor puncaknya. Tapi para ahli mengatakan angka itu sebenarnya bisa jauh lebih tinggi dari yang dilaporkan.

Lonjakan kasus ini terjadi karena kekurangan oksigen Media lokal di negara bagian selatan Andhra Pradesh melaporkan 11 pasien Covid meninggal dalam semalam di kota Tirupati setelah sebuah tangki oksigen yang memasok rumah sakit tertunda.

Pemerintah India sendiri mengatakan jika ada bukti hubungan antara varian dan gelombang kedua yang mematikan di India. Tetapi, korelasinya masih belum sepenuhnya ditetapkan. Sebelumnya, pemerintah Inggris telah lebih dulu memasukkan varian yang diidentifikasi pertama di India ini sebagai varian yang menjadi perhatian pada minggu lalu.

Meski sudah masuk dalam kategori menjadi perhatian, WHO mengatakan vaksin yang ada saat ini masih akan tetap efektif melawan varian India. Tetapi pimpinan teknis WHO mengatakan ada kemungkinan beberapa bukti dari penurunan netralisasi.(*)

Artikel Terkait
Current Issues
Vietnam Deteksi Ada Mutasi Kombinasi Varian Covid-19 India dan Inggris

Current Issues
Kematian Akibat Covid-19 Tembus Sejuta, Apa yang Harus Dilakukan?

Current Issues
Ini Rencana WHO untuk Keluar dari Fase Darurat Pandemi