Sport

Kontrak Baru Menanti Edi

Mainmain.id

Posted on May 8th 2021

MEREKRUT Edinson Cavani adalah langkah paling cerdas Manchester United (MU) musim ini. Striker asal Uruguay tersebut datang secara cuma-cuma. Hebatnya, Cavani tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi. Meski usianya sudah senja, yakni 34 tahun, Cavani terbukti masih tajam di kotak penalti lawan. Mantan pesepak bola Napoli itu telah menjaringkan 14 gol di semua kompetisi.

Kedatangan Cavani pada awal musim ini sedikit di luar prediksi. Sebab, MU masih memiliki Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Mason Greenwood yang tampil brilian sepanjang musim 2019/2020. Martial mencetak 23 gol, Rashford mengoleksi 22 gol, dan Greenwood mengemas 17 gol. Selain itu, masih ada striker asal Nigeria Odion Ighalo yang dipinjam dari Shanghai Shenhua.

Pada akhirnya keputusan MU untuk mendatangkan Cavani memang sangat jitu. Pemain berambut gondrong itu bisa menggantikan peran Martial yang melempem musim ini. Selain kehilangan daya taringnya, Martial sering absen karena cedera. Mantan striker AS Monaco itu baru mencetak 7 gol dari 36 pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Cavani juga membuat peran Ighalo tak lagi dibutuhkan di Old Trafford. Eks striker Watford itu dipulangkan ke Tiongkok pada Januari lalu. Kini pemain 31 tahun tersebut bermain di Arab Saudi bersama Al Shabab. Torehan 14 golnya menjadikan Cavani sebagai pemain tersubur ketiga di MU. Ia berada di bawah Bruno Fernandes yang telah mencetak 26 gol dan Rashford yang mengemas 20 gol.

Jumlah gol Cavani menjadikannya sebagai pemilik nomor 7 terbaik setelah era Cristiano Ronaldo. Cavani melampaui Angel di Maria, Antonio Valencia, Memphis Depay, dan Alexis Sanchez. Jumlah gol Cavani memang masih kalah oleh Michael Owen dengan 17 gol. Namun, Cavani bisa menambah pundi golnya karena Setan Merah masih menyisakan lima game di Liga Inggris dan final Europa League.

Kontribusi penting Cavani tampak saat MU menyingkirkan AS Roma di semifinal Europa League. Setan Merah, julukan MU, memenangkan laga itu dengan agregat 8-5. Cavani mencetak empat gol di kedua pertandingan tersebut. Ia meloloskan tim polesan Ole Gunnar Solskjaer ke final. Mereka akan berjumpa Villarreal di Stadion Miejski, Gdansk, Polandia, pada 26 Mei.

"Kami selalu tahu pergerakannya ketika kami memiliki bola yang bagus. Edi akan selalu mendapat peluang saat kami memasukkan bola ke dalam kotak," puji bek sekaligus kapten tim MU Harry Maguire kepada BT Sport.

Masalahnya, kontrak Cavani akan habis akhir musim ini. Ia sudah digoda habis-habisan oleh raksasa Argentina, Boca Juniors. Ingin dekat dengan keluarga menjadi alasan Cavani ingin pulang ke Amerika Latin. Namun, Setan Merah akan berusaha sekuat tenaga agar sang penyerang bertahan di Old Trafford. Upaya itu berhasil. Menurut jurnalis kondang Fabrizio Romano, Cavani sepakat bertahan di Inggris selama semusim lagi. (Muhammad Syafaruddin/Harian Disway)

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id)

Artikel Terkait
Sport
Ketika Harry Kane Galau Menanti Trofi dan Tawaran Manchester United

Sport
The Reds, Raibnya Mentalitas Monster

Sport
Posting Naruto, De Gea Ingin Tinggalkan Setan Merah?