Sport

Jalan Terang Juara La Liga

Mainmain.id

Posted on May 8th 2021

BARCELONA menjamu Atletico Madrid dalam lanjutan jornada ke-35 La Liga Santander di Estadio Camp Nou, Sabtu (8/5) malam ini, pukul 21.15 WIB. Sehari sesudahnya, Senin (10/5) dini hari WIB, Madrid terlibat dalam superduel melawan Sevilla di Estadio Alfredo di Stefano. Keempat tim itulah yang melewati seleksi untuk berebut gelar LaLiga musim kompetisi 2020/2021.

Barca saat ini berada di urutan ketiga klasemen. Poinnya 74, sama dengan Real Madrid. Atletico unggul dua poin di puncak.

Barca memiliki masalah musim ini, tetapi itu akan menjadi kampanye yang brilian jika mereka bisa menyatukan gelar La Liga dan Copa del Rey. Satu trofi sudah ada di lemari setelah mengalahkan Athletic Bilbao 4-0 di final Copa del Rey pada pertengahan April. Kini Los Cules menaruh perhatian penuh untuk finis di puncak.

Kemenangan untuk Barca akan membawa mereka ke puncak, tetapi Real Madrid akan menggusurnya jika Los Blancos berhasil mengalahkan Sevilla Senin dini hari.

Raksasa Catalan menderita kekalahan mengejutkan 1-2 di kandang dari Granada pada 29 April. Hasil itulah yang mencegah mereka naik ke puncak tangga. Namun, mereka kembali ke jalur kemenangan melumat tuan rumah Valencia 3-2 di Mestalla.

Lionel Messi mencetak dua gol melawan Los Che dalam penampilan yang brilian. Itu akan menjadi akhir musim jika Barca berhasil mengamankan gelar ganda domestik dan menandatangani kontrak baru pemain Argentina.

Barca sebenarnya memiliki rekor tandang terbaik di papan atas Spanyol musim ini, mengumpulkan 37 poin dari 17 pertandingan. Mereka juga sangat kuat di kandang. Tim arahan Ronald Koeman itu kehilangan poin dalam enam dari 17 laga  di Camp Nou.

Kekalahan dari Atletico memang belum menutup kans Barca, tetapi itu akan membuat mereka berada dalam posisi yang supersulit, terutama dengan Real Madrid. Sevilla sepertinya menarik diri dari pentas persaingan karena tim asuhan Julen Lopetegui kalah oleh Athletico Bilbao Senin malam.

Kekalahan Liga Champions yang mengecewakan dari Paris Saint-Germain telah membuat tim Koeman harus bermain di bursa transfer musim panas mendatang. Sayang, keuangan Barca juga ikut sempoyongan karena pandemi.

Barca harus fokus di sini dan sekarang. Mereka berusaha menyelesaikan musim 2020/2021 dengan empat kemenangan beruntun atas Atletico, Levante, Celta Vigo, dan Eibar. Barca berharap empat kemenangan itu sudah bisa mengangkat mereka ke puncak tangga.

Raksasa lain dari ibu kota, untuk waktu yang lama di musim ini, menjadi tim paling impresif di La Liga. Atletico Madrid tampaknya pada satu titik nyaris melarikan diri dengan merampas gelar dari raksasa Spanyol lainnya, Real Madrid.

Kemenangan di Camp Nou jadi harga yang tidak bisa ditawar. Konsentrasi Atletico pun tercurah sepenuhnya pada pertandingan itu.

Pasukan Diego Simeone punya dua pertandingan kandang setelah pertandingan akhir pekan ini, menghadapi Real Sociedad dan Osasuna, masing-masing pada 12 Mei dan 16 Mei, sebelum menyelesaikan musim pada 23 Mei saat bertandang ke Real Valladolid. Masalahnya, Valladolid juga membutuhkan poin untuk tetap bertahan di pentas elite.

Atletico menderita kekalahan 1-2 yang merusak dari Athletic Bilbao pada 25 April, tetapi kembali ke jalur kemenangan akhir pekan lalu berkat keberhasilan 1-0 atas Elche, dengan gol babak pertama Marcos Llorente.

The Red and Whites tidak bermain sebaik mereka menjelang akhir tahun 2020 dan tahap awal 2021, tetapi mereka unggul dua poin di puncak dengan empat pertandingan tersisa, yang merupakan prestasi yang mengesankan.

Tak heran, Atletico kembali memiliki rekor pertahanan terbaik di La Liga, hanya kebobolan 22 kali dalam 34 pertandingan, sementara mereka menjadi pencetak gol terbanyak kedua (61) di belakang Barca (80). Luis Suarez telah terbukti menjadi pemain yang menginspirasi. Ia mencetak 19 gol La Liga. Akan sangat menarik melihat pemain internasional Uruguay itu tampil melawan eks klubnya. 

Pasukan Simeone memiliki rekor kandang terbaik di liga musim ini, mengumpulkan 42 poin dari 17 pertandingan di Wanda Metropolitano. Namun, mereka kehilangan poin dalam tujuh dari 17 pertandingan tandang. Artinya, Atleti sulit mengambil hasil positif di Camp Nou.

Fakta bahwa keduanya tidak berlaga di Eropa menjadi kontes yang sangat energik. Tetapi, kemenangan bagi Barca akan menguntungkan bagi Real Madrid bila mereka menang atas Sevilla.

Situasi cedera Barca tidak berubah sejak kemenangan atas Valencia, dengan Martin Braithwaite, Philippe Coutinho, dan Ansu Fati masih terkapar di ruang perawatan.

Raksasa Catalan tidak mengambil masalah baru melawan Los Che, yang berarti bahwa Koeman harus membuat banyak keputusan, dengan pemain Belanda itu memilih sejumlah formasi berbeda musim ini.

Di lini belakang, Ronald Araujo lebih disukai daripada Oscar Mingueza yang harus siap di bangku cadangan. Sergi Roberto mungkin lebih disukai daripada Sergino Dest di bek sayap kanan.

Griezmann akan mempertahankan tempatnya bersama Messi sebagai bagian dari dua penyerang. Artinya, Ousmane Dembele harus duduk mandis di bangku cadangan.

Sejumlah pemain kunci cedera di paruh kedua musim ini. Kini mereka sudah mulai oke.

Jose Gimenez sudah bisa kembali di lini belakang. Bek internasional Uruguay itu akan tampil sebagai bagian dari tiga bek, sementara Thomas Lemar mungkin akan memulai di lini tengah bersama Saul Niguez dan Geoffrey Kondogbia. Luis Suarez berduet dengan Angel Correa di depan.

Barca dan Atletico telah bertemu 167 kali di La. Raksasa Catalan memimpin head-to-head dengan 75 kemenangan dibandingkan 51 kemenangan Atletico. (Max Wangge/Harian Disway)

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id)

Artikel Terkait
Sport
Asa Juara Barcelona di LaLiga 2021

Sport
Sekuel Api Dalam Sekam La Liga

Sport
Menebak Juara LaLiga: Kans Besar Barcelona Rampas Gelar Real Madrid