Tech

Elon Musk Sindir Ambisi Apple dan Huawei yang Mulai Bikin EV

Jingga Irawan

Posted on May 4th 2021

Elon Musk sering dikenal karena tanggapannya yang jenaka di platform media sosial, terutama Twitter. Ia dipandang sebagai orang yang tidak takut ketika mengkritisi pesaingnya. Dalam sindiran terbarunya, CEO Tesla tersebut berusaha memperingatkan pendatang terbaru di segmen kendaraan listrik.

Musk menanggapi salah satu cuitan penggemar tentang nama-nama perusahaan yang baru-baru ini menyatakan ambisi mereka untuk membuat kendaraan listrik mereka sendiri dan terkesan buru-buru untuk memasuki segmen EV (Electric Vehicle).

Nama-nama dalam daftar tersebut sebagian besar adalah pabrikan smartphone. Namun sejauh ini, sebagian besar di antaranya masih memamerkan mobil pertama mereka dalam bentuk konsep atau prototipe.

Postingan penggemar Tesla mengisyaratkan bahwa hampir semua perusahaan sudah mulai membuat kendaraan listrik, sektor yang dikuasai Tesla. Daftar tersebut dimulai dari Apple, yang masih merencanakan mobil listrik pertamanya, hingga pemain terbaru seperti Huawei, yang telah memamerkan mobil listrik konsep pertama mereka.

Musk membalas postingan tersebut dengan berkata, "Prototipe itu mudah, produksi itu sulit." Komentarnya dipandang sebagai tantangan bagi para pemain baru ini yang ingin terjun ke bisnis yang telah diraih Tesla.

Tren perusahaan teknologi yang berambisi membangun mobil listrik memang bukan hal baru. Sony adalah salah satu perusahaan teknologi pertama yang melakukannya ketika mengejutkan dunia dengan mobil listrik konsep pertamanya Vision-S di Consumer Electronics Show pada Januari tahun lalu.

Apple yang populer di seluruh dunia untuk iPhone dan Macbook-nya, juga berencana meluncurkan mobil listrik pertamanya pada 2025. Mereka telah melakukan pembicaraan dengan beberapa pembuat mobil untuk berbagi keahlian teknologi untuk mewujudkannya.

Baru-baru ini, perusahaan smartphone Tiongkok seperti Xiaomi dan Huawei telah merambah ke ruang kendaraan listrik. Faktanya, Huawei memamerkan SUV listrik jarak jauh pertamanya SF5 di Shanghai Auto Show 2021.

Sementara Tesla, yang dikenal dengan model populernya seperti mobil listrik Model 3, Model S dan Model Y, adalah pemimpin global di segmen EV. Namun, Cybertruck yang sangat dinanti-nantikan masih belum berproduksi. Tesla sekarang sedang membangun Gigafactory baru di Texas, Amerika Serikat, yang dikatakan sebagai fasilitas tempat Cybertrucks akan dibangun di masa depan.(*) 

Related Articles
Tech
Pakar: Saingan Terbesar Tesla Bakal Datang dari Tiongkok

Tech
Raksasa Teknologi Baidu dan Geely Investasikan USD 7,7 Miliar untuk Smart EV

Tech
Lagi, Tesla Berjanji Gunakan 100 Persen Energi Terbarukan untuk Supercharger