Sport

Penundaan MU vs Liverpool, Rugikan Manchester City

Mainmain.id

Posted on May 4th 2021

Kasihan deh Manchester City, penundaan duel Manchester United vs Liverpool Minggu (2/5) membuat The Citizens harus menunggu lebih lama untuk dinobatkan sebagai juara.

Namun, penundaan itu sebetulnya ada baiknya juga. Pemain City, misalnya, tidak perlu berlama-lama di depan TV. Mereka tidak perlu tegang. Iya kalau Liverpool menang, kalau Liverpool kalah, bisa jadi ketegangannya bertambah.

Dengan demikian, City sepenuhnya bisa fokus menghadapi leg kedua semifinal Liga Champions yang ditayangkan SCTV dini hari nanti, pukul 02.00 WIB, di Stadion Etihad, Rabu (5/5). Paris Saint-Germain (PSG) memang sudah mereka kalahkah 2-1 di leg pertama. Namun, kemenangan itu hanya keunggulan sementara. City butuh kemenangan absolut untuk ''membeli'' tiket final di Istanbul, Turki, 29 Mei nanti.

City tahu betul. PSG adalah lawan istimewa. Menang di leg pertama tidak berarti mereka harus berleha-leha di kandang sendiri. Mereka harus menjaga ekstra keras agar peluang yang sudah terbuka menjadi milik The Citizens sepenuhnya. ''PSG itu harimau,'' sebut pelatih City Pep Guardiola yang dikutip The Guardian kemarin (3/5).

Pep Guardiola tentu tidak sedang bercanda. Sebutan harimau itu merujuk pada dua nama beken di tim asal Paris, Prancis, itu. Siapa lagi kalau bukan Nyemar dan Kylian Mbappe. Dua megabintang itu bisa mengubah jalan pertandingan kapan saja. ''Keduanya bisa membunuh Anda dalam sekejap,'' sebut Pep soal keistimewaan calon lawannya.

Pelatih PSG Mauricio Pochettino sebetulnya ingin sekali melihat foto para pemain City yang berpesta pada malam perjalanan mereka ke Etihad. Pesta itu tentu akan ''merusak'' konsentrasi City. Artinya, keadaan tersebut sangat menguntungkan bagi PSG. Sayang, Old Trafford justru mengeluarkan berita yang sama sekali tidak dibayangkan Pochettino. ''Saya berharap pemain City bisa berpesta sampai larut malam,'' kata Pochettino.

Dengan keunggulan 2-1 dari leg pertama di Parc des Princes, City menyambut kembali sosok John Stones untuk diduetkan lagi dengan Ruben Dias.

Oleksandr Zinchenko mendapat pujian untuk cameo-nya di Paris sehingga bisa dipercaya sejak peluit pertama di Etihad. Veteran Fernandinho memberikan jalan kepada Ilkay Guendogan seperti yang sudah-sudah.

Bernardo Silva yang diberi hari libur di Selhurst Park kembali ke tugas normalnya di tengah kanan. Menariknya, Pep lebih suka bermain dengan false nine setiap menghadapi big match. Sekalipun Aguero mencetak gol spektakuler melawan Crystal Palace, striker Argentina itu harus memulai dari bangku cadangan.

Manajer Paris Saint-Germain Mauricio Pochettino optimistis atas kebugaran Kylian Mbappe untuk leg kedua di Etihad kali ini.

Predator berusia 22 tahun itu absen dalam kemenangan Ligue 1 hari Sabtu atas Lens karena masalah betis. Namun, Pochettino menegaskan bahwa masalahnya tidak serius. Mbappe harus fit untuk memimpin lini depan.

Marco Verratti dan Angel di Maria kembali ke line-up untuk menggantikan Pablo Sarabia dan Julian Draxler.

Neymar mengantongi gol pembuka timnya melawan Lens dan akan melakukan trik biasa di sisi kiri minggu ini, tetapi PSG harus merumput tanpa Idrissa Gueye karena diskors akibat kartu merah di leg pertama.

Ander Herrera akan menjaga lini tengah PSG bersama Leandro Paredes, mengingat Danilo Pereira bermain 90 penuh di akhir pekan.

Marquinhos menindaklanjuti golnya melawan City dengan gol kedua timnya melawan Lens. Pemain Brasil itu sekali lagi akan bekerja sama dengan Presnel Kimpembe, yang bersama dengan Paredes gagal mengeblok tendangan bebas Riyad Mahrez pekan lalu. (Max Wangge/Harian Disway)

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id)

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id)

Related Articles
Sport
Bumerang False Nine Guardiola

Sport
Tebas Masa Honey Moon Tuchel

Sport
Bisa All England Final Lagi, lho!