Tech

Pulang dari ISS, Astronout NASA-SpaceX Berhasil Mendarat di Teluk Meksiko

Jingga Irawan

Posted on May 3rd 2021

Dari kiri Shannon Walker, Victor Glover, Michael Hopkins dan Soichi Noguchi. Credit: NASA

Setelah enam bulan di luar angkasa, empat astronaut dalam misi bersejarah NASA-SpaceX, Crew-1, telah kembali ke Bumi, Minggu (2/5) Mereka mendarat di Teluk Meksiko, lepas pantai Panama City, Florida.

Dilansir dari ABC News, Pesawat luar angkasa Crew Dragon SpaceX yang membawa awak misi tersebut meluncur ke Bumi dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) sehari sebelumnya. Ini adalah momen pertama pesawat ruang angkasa berawak Amerika Serikat yang pulang ke Bumi, sejak kembalinya Misi Apollo 8 pada 27 Desember 1968 di Samudra Pasifik.

"Kami terus mendengar kabar baik setelah kabar baik. Empat parasut utama telah terbuka, memperlambat kapsul kru saat mendarat di lepas pantai Panama City, Florida,” bunyi tweet NASA menyambut kedatangan para astronaut.

Tiga astronot NASA, Michael Hopkins, Victor Glover dan Shannon Walker, dan Soichi Noguchi dari JAXA telah melakukan perjalanan pulang. Mereka diluncurkan ke orbit pada 15 November 2020. Itu merupakan penerbangan awak operasional pertama untuk kapsul Crew Dragon sebagai bagian dari misi awak komersial NASA. Dan, penerbangan awak kedua SpaceX ke luar angkasa.

Selama enam bulan terakhir, para astronot telah mengerjakan beberapa eksperimen, termasuk menghasilkan makanan di luar angkasa dengan menanam lobak di berbagai jenis cahaya dan tanah. Mereka juga mempelajari jaringan chip yang dapat membuat organ manusia tiruan untuk menganalisis lebih lanjut tentang bagaimana gaya berat mikro mempengaruhi kesehatan dan penyakit manusia.

Menurut NASA, sebelum melakukan penerbangan pulang, para astronaut telah membawa lemari es sains yang diisi dengan sampel penelitian, barang-barang pribadi, dan perangkat keras darurat di pesawat ruang angkasa.

Pesawat ruang angkasa Dragon, yang membawa Crew-1, akan dibawa dan dikembalikan ke Cape Canaveral. Di sana akan dilakukan pemeriksaan dan renovasi untuk misi di masa depan. Crew-1 adalah misi yang pertama dari enam misi awak yang direncanakan NASA dan SpaceX untuk terbang sebagai bagian dari misi awak komersial NASA.

Sementara, misi kedua dalam program tersebut baru saja diluncurkan pada 23 April dari Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida. Jumlah astronaut yang berangkat juga sama. Mereka juga dibawa oleh pesawat ruang angkasa Crew Dragon Endeavour, yang juga digunakan selama penerbangan SpaceX pertama pada Mei lalu.

Baca juga: SpaceX Gunakan Kembali Crew Dragon untuk Luncurkan Astronaut ke Ruang Angkasa 

Pesawat ruang angkasa itu berlabuh di Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 24 April, setelah sekitar 23 jam perjalanan. Astronaut Crew-2 akan tetap berada di luar angkasa hingga Oktober.

Penerbangan tersebut menandai upaya bertahun-tahun antara NASA dan sektor swasta untuk membawa kemampuan peluncuran AS dan mengakhiri ketergantungan pada Rusia untuk perjalanan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional. The Crew Dragon adalah pesawat luar angkasa pertama sejak Space Shuttle disertifikasi oleh NASA untuk membawa manusia.(*)

Related Articles
Tech
SpaceX dan NASA Akhirnya Berhasil Luncurkan Crew Dragon ke Luar Angkasa

Interest
Ada "Dinosaurus" Numpang di Penerbangan Luar Angkasa NASA x SpaceX

Tech
Crew Dragon Sukses Daratkan Kembali Bob dan Doug di Bumi