Korea

Jelang Akhir Vincenzo: Apa Pun yang Terjadi, Han-seo Tak Boleh Mati

Mainmain.id

Posted on May 2nd 2021

KETIKA serial Vincenzo dimulai, 20 Februari lalu, Jang Han-seo seperti menjadi villain tunggal. Ia adalah bos perusahaan farmasi Babel yang hendak mengambil alih Plaza Geumga, melakukan uji coba kepada manusia, dan berupaya mendistribusikan narkoba yang disamarkan sebagai painkiller.

Sejak akhir episode keempat terungkap, bahwa ia hanyalah boneka. Bos Babel yang sebenarnya adalah sang kakak, Jang Han-seok (Taecyeon). Yang selama ini menyamar sebagai pengacara magang di firma hukum Wusang. Dan sejak itu, Han-seo tenggelam di balik kegilaan sang kakak yang punya kecenderungan psikopat. 

Well, itu tidak berlangsung lama. Setelah lewat separo musim, ia mulai berani membelot. Berkali-kali ia bertemu Vincenzo Cassano (Song Joong-ki). Mengajak kerja sama. Meskipun bodoh, ia gigih. Dan bernyali. Vincenzo harus sangat berterima kasih kepadanya. Karena berkat Han-seo, ia bisa menghajar Jang Han-seok dan seluruh kroninya sampai habis. 

Namun, di sinilah penonton mulai khawatir. Bagaimana kalau ia ketahuan membelot? Bagaimana kalau sang kakak menghukumnya? Atau lebih buruk lagi, bagaimana kalau ia dibunuh? Oh, tidak!  

Adik Adorable 

Kwak Dong-yeon, aktor di balik peran Jang Han-seo, memang adorable. Wajahnya memang sedikit boros. Dan make-up di Vincenzo membuatnya nampak seperti berusia pertengahan 30an. Padahal, ia masih sangat muda. Dong-yeon lahir 19 Maret 1997. Alias masih 24 tahun. 

Meski masih belia, harus diakui aktingnya sangat matang. Awalnya, fans cukup terkesan melihat dualisme peran yang dilakukan Taecyeon. Si lucu polos yang ternyata sangat sadis. Namun, mendekati pertengahan musim, pelan-pelan Dong-yeon yang mengambil alih perhatian. Seperti Han-seo yang tak mau lagi menjadi boneka sang kakak, Dong-yeon juga mulai melepaskan diri dari bayang-bayang Taecyeon. 

Ia sukses membawakan karakter yang memiliki level emosi paling kompleks. Ia kehilangan kedua orang tua dalam waktu berdekatan. Sang ayah bahkan meninggal karena dibunuh Han-seok. Dia depresi, punya kakak tukang bully dan psikopat. Jangankan merasakan kasih sayang dari Han-seok, Ia bahkan harus memanggil sang kakak dengan sebutan Sir atau Pak sepanjang waktu. Bahkan ketika tidak sedang di kantor.

Dan jangan tanya kalau ia bikin Han-seok bete. Gelas, botol, atau penindih kertas besi bisa melayang ke arahnya. Bahkan, ia sangat sering dipukuli dengan tongkat hockey. Han-seok juga rupanya tak peduli kalau aksi itu bisa mencabut nyawa sang adik. 

Han-seo—cowok yang merindukan kasih sayang dari kakak sungguhan—makin menderita karena tidak punya teman curhat. Sementara di sisi lain, ia harus selalu bersikap kuat dan suportif kepada orang yang merundungnya. Terutama di depan para mitra dan bawahan. 

Trending dan Dukungan Fans

Dong-yeon sukses mengeksekusi itu semua dengan excellent. Cara ia mendalami peran Han-seo luar biasa. Permainan ekspresinya sangat tepat. Mulai dari kejam, pengecut, bodoh, hingga makin ke sini menimbulkan empati. Bahasa tubuhnya juga spot on

Fans paling memperhatikan kekuatan aktingnya pada akhir episode-14. Tepatnya ketika Han-seok disiram dengan darah babi. Waktu sedang seru-seunya berbicara di seminar mahasiswa.   

Awalnya, Han-seo hanya bisa tercengang. Namun, ketika menyadari bahwa Vincenzo ada di belakang aksi itu, ia tiba-tiba tersenyum. Bibirnya aneh. Dan tiba-tiba senyum itu melebar mejadi seringai. Meskipun ia berusaha keras untuk tidak terlihat gembira. Tapi kebahagiaan itu sangat nyata. ’’Han-seo tidak seharusnya tertawa. Tapi ia tidak bisa menahannya,’’ kata Dong-yeon, ketika membahas scene tersebut, seperti dikutip Hancinema.

Senyum itu hanya sebentar. Namun sukses menghasilkan gelombang keberpihakan yang sangat kuat. Fans turut membelot. Dari yang awalnya benci banget dengan seluruh gang Babel, mereka mulai bersimpati kepada bocah menyedihkan tersebut. ’’Kwak Dong-yeon benar-benar seorang jenius akting,’’ tulis seorang fans di Twitter. ’’Melihat Han-seo menyeringai, aku merinding,’’ timpal yang lain.  

Dong-yeon lagi-lagi jadi trending. Setelah Vincenzo episode ke-17 dan 18 kelar pekan lalu (25/4). Penyebabnya, ia membuat beberapa pilihan ekstrem. Mulai dari yang keren banget—main hoki dan menembak Vincenzo, memberanikan diri ditembak di lengan, hingga so-sweet banget. Yakni memanggil Vincenzo dengan sebutan hyung—kakak.

Lucunya, istilah trending ini melahiran kekonyolan baru di media sosial. Awalnya, fans banyak yang membicarakan Dong-yeon di microsite tersebut. Mereka menyebut akun Dong-yeon, @kwakdongyeon97. Nah, ia dengan jenaka membalas mention para fans tersebut. 

Awalnya, seorang fans menulis, ’’Aneh banget kalau Kwak Dong-yeon tidak trending hari ini.’’ Di luar dugaan, Dong-yeon menyahut, ’’Trending itu apa…’’

Fans lain mencuit, ’’Kalau hari ini Kwak Dong-yeon/Jang Han-seo tidak trending, aneh banget. Mutual di timeline pada menangis.’’ Lagi-lagi, Dong-yeon menyambar di kolom komentar, ’’Sebentar. Trending itu apa?’’

Gara-gara tidak paham dengan istilah trending, fans tidak percaya ia lahir pada 1997. Ketika ada netizen yang menyebutnya lahir pada 1995, bintang Love in the Moonlight itu dengan cepat mengoreksi, ’’Aku kelahiran 97,’’ balasnya dengan emoji menangis.

Ya sudah, percaya deh. Pokoknya jangan mati ya… (Retna Christa)

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id) 

Related Articles
Korea
Mencoba Memahami Choi Myung-hee lewat Karakter Kim Yeo-jin di Vincenzo

Korea
(SPOILER) Penuh Plot Twist, Vincenzo Mungkin Jadi Drama Terbaik 2021  

Korea
Drama 'Vincenzo' Bakal Libur Tayang Minggu Depan