Tech

Kelangkaan Chip, Apple Diprediksi Alami Kekurangan Produk iPad dan iMac

Jingga Irawan

Posted on May 1st 2021

Kelangkaan chip global tampaknya turut dirasakan oleh raksasa teknologi Apple. Dilansir dari BBC pada Sabtu (1/5), Apple memperingatkan potensi kekurangan stok iPad dan iMac di pasaran.

Kekurangan chip komputer semakin diperparah dengan gangguan produksi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 selama setahun terakhir. Industri chip di seluruh dunia saat ini sedang berjuang untuk memenuhi lonjakan permintaan produk seperti mobil, gadget berteknologi tinggi, dan smartphone.

Kepala Eksekutif Apple Tim Cook mengatakan masalah pasokan tersebut terutama bakal memengaruhi produk yang menggunakan chip M1-nya, termasuk iPad Pro dan iMac 2021 baru. Selain berdampak pada kelangkaan barang, fenomena itu dapat mengancam keuntungan Apple.

"Kami berharap akan memiliki gerbang pasokan. Kekurangan ini memengaruhi ‌produksi iPad‌ dan Mac. Kami dapat menangani permintaan kami dengan baik. Tetapi apa yang dilakukan orang lain, saya tidak tahu. Kami akan melakukan yang terbaik, itulah yang bisa saya katakan kepada Anda,” kata Tim Cook dikutip dari BBC.

CFO Apple Luca Maestri bahkan memprediksi Apple bakal kehilangan pendapatan sebesar USD 3-4 miliar (Rp 43 triliun - 57 triliun) di bulan-bulan pada 2021. Ini sebagai akibat dari kelangkaan stok iPad dan Mac di pasar.

Biaya yang besar dari proses keseluruhan produksi pasokan chip juga akan membuat kelangkaan ini memakan waktu yang lebih lama.

"Sementara produsen dan bisnis berebut untuk mencoba dan menyelesaikan kekurangan dalam semikonduktor, asal masalah ini dapat ditelusuri kembali ke 2018, awal dari perang perdagangan AS-Tiongkok," kata Ben Barringer, analis riset ekuitas di Quilter Cheviot kepada BBC.

Ben juga mengatakan bahwa masalah tersebut diperburuk oleh Pandemi Covid-19. Di mana perusahaan berupaya keras memenuhi lonjakan permintaan, padahal banyak sektor produksi barang mentah maupun komponen perangkat elektronik mengalami gangguan.

Apple sendiri telah mencatatkan penjualan iPhone, aplikasi, dan perangkat lainnya meningkat selama pandemi. Hal ini disebabkan karena konsumen menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja, berbelanja, dan mencari hiburan online. (*)

Related Articles
Tech
Masuki Industri Gaming, Apple Mulai "Sisihkan" Pesaingnya di App Store

Tech
Apple Bantu Pendidikan Remote di Seluruh Dunia dengan Schoolwork 2.0

Tech
Apple Tambah 200+ Emoji di Update iOS 14.5, Ada Emoji Hati Terbakar dan Diperban