Current Issues

Elon Musk: Penjelajah Mars Pertama Mungkin Tidak Kembali Hidup-Hidup

Jingga Irawan

Posted on April 29th 2021

Getty Images

Saat Elon Musk pertama kali menyuarakan ambisinya untuk membawa manusia ke Mars, berita tersebut langsung menjadi trending topik dunia. Pasalnya, keinginan itu dibarengi dengan perkembangan perusahaan penerbangan ruang angkasanya, SpaceX, yang luar biasa. Sehingga, orang-orang percaya bahwa ada kemampuan nyata dari Musk untuk melakukan perjalanan ke Mars.

Akan tetapi, baru-baru ini, Elon Musk, secara blak-blakan menunjukkan betapa bahayanya untuk bepergian ke planet merah. Dan, pria berusia 49 tahun itu sama sekali tidak melukiskan gambaran yang indah saat manusia tinggal di Mars.

Dilansir dari CNET, Kamis (29/4), Musk melakukan siaran langsung dengan Peter Diamandis, pendiri dan ketua X Prize Foundation, yang membahas tentang kompetisi inovator penghilangan karbon untuk kontribusi pencegahan perubahan iklim. Selama siaran itu pula, Musk memperingatkan kembali bahwa perjalanan ke Mars adalah sesuatu yang berbahaya.

Elon Musk pada saat itu ditanya apakah rencananya untuk membentuk kehidupan di Mars merupakan sebuah jalan keluar bagi orang-orang kaya yang ingin melarikan diri dari Bumi karena sudah tidak layak huni di masa depan. Kemudian Musk menepisnya dan mengatakan bahwa pergi ke Mars bukan sebuah jalan keluar seperti itu, karena ancaman kematiannya sangat besar.

"Kamu tahu, ini berbahaya, tidak nyaman, ini perjalanan yang jauh, kamu mungkin tidak kembali hidup-hidup. Tapi ini petualangan yang mulia, dan itu akan menjadi pengalaman yang luar biasa. Sejujurnya, sekelompok orang mungkin akan mati pada awalnya,” kata Musk dikutip dari CNET.

Musk bahkan secara detil menjelaskan manusia yang melakukan perjalanan mungkin tidak dapat merasakan makanan yang enak, atau merasakan kehidupan seperti di Bumi. Sehingga, perusahaannya tidak akan merekrut orang untuk misi tersebut, namun hanya menerima sukarelawan yang bersedia.

Ini memang bukan pertama kalinya Musk berterus terang mengenai bahaya melakukan perjalanan ke Mars. Di Kongres Astronautika Internasional yang digelar tahun 2017, Musk menyatakan bahwa manusia pertama yang melakukan perjalanan ke Mars harus "bersiap untuk mati”. Akan tetapi, dengan pencapaian gemilang SpaceX hari ini, ada harapan besar bahwa risiko perjalanan ke Mars dapat berkurang.

Sebelumnya, di akhir tahun 2020, Musk menyatakan secara terbuka bahwa ada kemungkinan SpaceX akan mendaratkan manusia di Mars pada 2026. Hanya dua tahun setelah tujuan NASA mendaratkan astronaut dari misi Artemis ke bulan pada tahun 2024, yang juga digawangi bersama SpaceX. (*)

Artikel Terkait
Tech
Dalam Tiga Hari, SpaceX Alami Dua Insiden Proyek Starship

Tech
Starship Jadi Roket Tertinggi di Dunia, Elon Musk: Mimpi Jadi Kenyataan

Tech
Coba Mendarat, Prototipe Starship Lagi-Lagi Meledak