Sport

Gembleng Mental dari Pengalaman Main di Tambaksari

Mainmain.id

Posted on April 29th 2021

KEMBALINYA Persebaya berlatih di Stadion Gelora  10 November disambut semringah oleh tim pelatih Persebaya. Aji Santoso, pelatih kepala Persebaya, meyakini kondisi itu akan berimbas positif pada pemain. Baik pemain dari Surabaya maupun luar Surabaya.

”Stadion ini punya reputasi nasional dan internasional. Pasti auranya berbeda. Saya yakin akan berimbas positif pada pemain. Baik yang dari Surabaya maupun luar (Surabaya),” terang Aji Santoso.

Aji bersyukur begitu mendapat kabar dari manajemen bahwa mereka bisa berlatih di Stadion G10N. Bahkan, saat itu ia sudah tak sabar agar segera menginjak rumput stadion. ”Mungkin saking senangnya ya. Sampai gak sabar segera latihan di sini,” ungkap Aji Santoso seusai latihan perdana di Stadion G10N Selasa (27/4).

Sepertinya halnya bintang-bintang Persebaya di masa lalu, Aji memiliki ikatan sejarah yang cukup kuat di G10N. Semasa aktif bermain di kurun 1997-an,  Aji merupakan bintang lapangan. Stadion G10N bak panggung baginya. Tepuk tangan, pujian, dan sederet prestasi didapat bersama Persebaya di stadion itu.

”Dulu kalau saya main, area ini (menunjuk sisi kiri lapangan) sudah licin karena buat lari ke depan dan ke belakang,” ujar Aji Santoso, bercerita kepada Presiden Persebaya Azrul Ananda.

Bekal memori itulah yang salah satunya akan didoktrinkan ke skuad Persebaya musim ini. Apalagi, sebagian besar skuad Bajol Ijo musim ini masih berusia muda. Karakter dan mental mereka perlu dibentuk untuk menjadi pemain Persebaya yang sesungguhnya.

”Kami berada di tempat yang tepat untuk membentuk mental dan karakter pemain. Apalagi, hampir semua tim pelatih kita, semua alumni stadion ini. Termasuk coach Benny (Van Breukelen). Ia produk stadion ini juga. Saat memperkuat Niac Mitra. Jadi, lengkaplah modal kita,” bebernya.

Asisten pelatih Persebaya Uston Nawawi mengamini pernyataan Aji. Menurutnya, bisa kembali berlatih di Stadion G10N serasa melempar memorinya mundur beberapa tahun ke belakang. Semasa ia masih aktif bermain membela Persebaya, banyak peristiwa yang dialami di G10N. Baik suka, senang, bahagia maupun kecewa.

”Kalau kami bisa latihan terus di sini, saya yakin akan berpengaruh pada mental pemain. Kami tim pelatih juga akan lebih mudah mengisahkan penggalan peristiwa yang pernah terjadi di tiap sudut (stadion),” tandasnya. (Gunawan Sutanto/Harian Disway)

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Harian Disway (partner Mainmain.id)

Artikel Terkait
Sport
Tak Sekedar Bernostalgia

Sport
Cak Ji Bernostalgia di Tambaksari

Sport
Pemain Asing Bisa Gabung saat TC di Jogjakarta