Tech

Lagi, Tesla Berjanji Gunakan 100 Persen Energi Terbarukan untuk Supercharger

Jingga Irawan

Posted on April 28th 2021

Saat produsen EV lainnya baru mulai memikirkan tentang Electric Vehicle (EV) charger, Tesla telah membuat keputusan selangkah lebih maju. Dilansir dari CNET Rabu (28/4), Tesla mengumumkan bahwa jaringan Supercharger miliknya hanya akan menggunakan energi terbarukan tahun ini. Hal ini terungkap dari sebuah postingan dari Mid-Atlantic Market Lead Supercharger Tesla, Justin Lange.

Janji Tesla menggunakan energi baru terbarukan untuk Supercharger-nya bukan kali ini saja.  CNET mengutip sebuah tweet seorang jurnalis bernama E.W Niedermeyer, mengungapkan bahwa setidaknya Tesla pernah empat kali janji Tesla tentang penggunaan Supercharger dengan energi terbarukan.

Pertama, pada tahun 2012 selama acara pembukaan Supercharger perusahaan di Hawthorne, California. Kemudian pada tahun 2013, 2017, dan 2019. Kini, di 2021 semua akan menunggu apakah janji tersebut benar-benar terealisasikan.

Sejauh ini beberapa EV charger Tesla, Supercharger, memang memanfaatkan panel surya. Tapi memang tidak semuanya. Hanya dengan tenaga surya sepertinya tidak akan cukup untuk sepenuhnya mengimbangi sejumlah besar energi yang dikeluarkan oleh Supercharging Tesla. Apalagi Tesla memiliki 2.699 stasiun Supercharger dan 24.515 konektornya di seluruh dunia.

Saat EV boom dimulai, beberapa ahli memang mengatakan bahwa kendaraan listrik jauh lebih ramah lingkungan ketimbang BBM. Tentu saja, gerakan beralih ke kendaraan listrik akan mendukung banyak komitmen bebas karbon yang sejalan dengan pemerintah di berbagai negara.

Namun para ahli juga menyoroti masalah pengisian energi listrik yang digunakan. Sebab, jaringan listrik di kota-kota besar dunia masih memanfaatkan tenaga dari batubara. Hal tersebut tentu berpengaruh pada komitmen ramah lingkungan yang dibuat.

Namun, masalah tersebut menjadi kesempatan perusahaan teknologi dan energi terbarukan untuk mencari solusi yang tepat agar membuat kendaraan listrik, sekaligus EV charger-nya sama-sama ramah lingkungan.(*)

Related Articles
Tech
Elon Musk Sindir Ambisi Apple dan Huawei yang Mulai Bikin EV

Tech
Menyusul Tesla, Pembuat Mobil Listrik Tiongkok NIO Perluas Pasar ke Norwegia

Tech
Pakar: Saingan Terbesar Tesla Bakal Datang dari Tiongkok