Current Issues

Tesla Klaim Mungkin Ada Seseorang di Kursi Pengemudi dalam Kecelakaan di Texas

Jingga Irawan

Posted on April 27th 2021

Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari petinggi Tesla mengenai EV (Electric Vehicle) Model S-nya yang baru-baru ini terlibat kecelakaan dan terbakar di Texas, hingga menewaskan dua pria. Menurutnya, kemungkinan ada seseorang yang duduk di kursi kemudi saat kecelakaan berlangsung.

Dilansir dari The Verge, komentar tersebut muncul pada Senin (26/4), bertentangan dengan pernyataan penegak hukum setempat sebelumnya yang menyatakan tidak ada seseorang duduk dalam kursi kemudi.

Wakil presiden teknik kendaraan Tesla, Lars Moravy, mengatakan bahwa perwakilan perusahaan dapat menyelidiki bersama dengan penegak hukum setempat dan penyelidik dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) serta National Transportation Safety Board (NTSB).

Moravy kemudian mengatakan bahwa perusahaan menilai roda kemudi “cacat”, seperti ada tekanan roda kemudi telah digunakan. Ini membuat mereka menyimpulkan ada seseorang di kursi pengemudi pada saat itu. Ditambah dengan penemuan sabuk pengaman mobil yang tidak terpasang pasca-tabrakan. Padahal, sistem Autopilot Tesla hanya dapat beroperasi jika sabuk pengaman telah dipasang.

“Kami terus menjunjung tinggi keselamatan dan berupaya meningkatkan produk kami di masa mendatang, melalui data dan informasi lain dari lapangan seperti ini,” kata Moravy, menambahkan pernyataan sebelumnya, dikutip dari The Verge.

Pernyataan ini semakin mendukung klaim CEO Tesla, Elon Musk, baru-baru ini yang mengungkapkan jika sistem autopilot Tesla tidak diaktifkan pada mobil yang terlibat kecelakaan dan versi Full Self-Driving tidak dibeli untuk kendaraan tersebut. Sementara, pihak NHTSA dan NTSB belum menanggapi pernyataan tersebut.

Kecelakaan itu terjadi pada  Sabtu, 17 April di Spring, Texas. Ada dua penumpang di mobil tersebut. Penyelidik "100 persen yakin" bahwa tidak ada seorang pun yang duduk di kursi pengemudi pada saat insiden itu terjadi.

Menurut The New York Times beberapa menit sebelum kecelakaan, istri salah seorang korban mengaku mendengar mereka berbicara tentang fitur autopilot kendaraan. Fitu itu ada di Tesla Model S 2019.

Menurut The Verge yang melakukan kontak dengan Elon Musk pada Senin (26/4), Musk lagi-lagi melontarkan kritiknya terhadap aktivitas media yang dianggapnya menipu. Dia mengklaim bahwa autopilot tidak digunakan pada saat kecelakaan di Texas, dan mengecam jurnalis karena mengatakan sebaliknya.

“Para jurnalis itu seharusnya malu pada diri mereka sendiri,” kata Musk. (*)

 

Artikel Terkait
Tech
Gawat! Sistem Autopilot Tesla Ternyata Mudah Dikelabuhi

Tech
Selain Mobil dan Bus, Traktor Modern Juga Mulai Dirancang Bertenaga Listrik

Current Issues
Tesla: Data Pengguna Tiongkok Tak Akan Keluar, Tetap Disimpan di Dalam Negeri