Hobi

Yasuke, Anime Tentang "Samurai Berkulit Hitam" Tayang di Netflix 29 April!

Ahmad Redho Nugraha

Posted on April 25th 2021

Samurai memang bisa menjadi sumber cerita yang tidak habis-habisnya digali dan diadaptasi menjadi berbagai jenis media hiburan, termasuk anime. Yasuke adalah anime samurai terbaru yang rencananya akan mulai tayang di Netflix pada 29 April mendatang. 

Yasuke adalah kisah samurai berkulit hitam pertama yang pernah ada di dunia. Meski sosoknya ambigu dalam sejarah dan kerap dianggap sebagai folklore semata, samurai berkulit hitam adalah tema yang tidak bisa ditolak oleh konsumen series di masa kini, terutama dengan maraknya isu rasisme yang beredar di tengah masyarakat dunia saat ini.

Sebagian orang percaya jika sosok Yasuke dalam anime ini memang orang asli yang pernah hidup di Jepang masa lampau. Mereka yakin jika Yasuke diculik dari kampung halamannya di Mozambik, kemudian dilelang kepada pendeta Italia, Alessandri Valignano pada abad ke-16. Yasuke kemudian tiba di Jepang saat ia berusia 24 atau 25 tahun sebagai budak sekaligus bodyguard Valignano.

Berdasarkan surat dari misionaris Portugal, Luis Frois dan pada naskah Sejarah Gereja Jepang dari abad ke-17, Yasuke digambarkan memiliki postur tubuh tinggi dan warna kulit yang menyerupai arang. Keberadaannya kemudian menarik perhatian Oda Nobunaga, panglima perang pada masa itu yang kemudian mengajaknya menjadi samurai, kelas masyarakat sosial tertinggi pada masa feodal Jepang.

Yasuke kemudian melayani Nobunaga dengan kekuatannya yang disebut-sebut setara 10 orang laki-laki dewasa, terhitung sejak tahun 1581 hingga 1592. Namun setelah kematian Nobunaga, pemimpin Jepang yang berikutnya memandang rendah Yasuke, menyebutnya "binatang" dan mengembalikannya ke misionaris Eropa yang membawanya. Banyak kelompok peneliti yang berusaha melacak jejak sejarah Yasuke, namun minimnya bukti pada saat ini mempersulit jalan mereka.

Series enam episode Yasuke akan menayangkan cerita Yasuke dalam bentuk anime. Hanya saja, anime ini akan dibumbui dengan elemen fiksi ilmiah dan fantasi, seperti sihir dan robot. Series ini dikerjakan dalam waktu 3 tahun.

Garrett Washington, asisten profesor sejarah di University of Massachusetts Amherst turut mengomentari proses pembuatan anime tersebut. Washington meneliti tentang peran ras, agama dan kewarganegaraan dalam tradisi modern dan tradisional di Asia Timur. Ia menyambut kehadiran anime yang membawakan potret karakter berkulit hitam di dalam masyarakat Jepang.

"Selama ini ada pertanyaan tentang bukti keberadaan orang kulit hitam di Jepang.  Namun kehadiran fiksi sejarah ini akan dapat mendemonstrasikan jika orang kulit hitam memang pernah menjadi bagian dari sejarah Jepang dan mereka memiliki tempat mereka di tengah-tengah masyarakat Jepang, sama seperti orang lain," ujar Washington.

Tahun lalu, Netflix berinvestasi hingga ratusan juta dolar untuk menggubah anime original mereka, dan Yasuke adalah salah satu produk andalan mereka. Menurut Netflix, saat ini ada lebih dari 100 juta keluarga di dunia yang menonton setidaknya satu judul anime mereka pada tahun 2020 lalu. Jumlah itu 50 persen lebih banyak daripada di tahun sebelumnya.

Yasuke tadinya akan diangkat menjadi film layar lebar, dengan Chadwick Boseman sebagai pemeran utamanya. Namun kematian Boseman yang tidak terduga membuat proyek tersebut dihentikan. Meski demikian, legenda Yasuke akan tetap dikenang hingga nanti lewat media lainnya.(*)

Related Articles
Hobi
Turuti Oda, Netflix Pilih Aktor Serial One Piece dari Negara Berbeda-beda

Hobi
Mengapa Anime Sangat Populer di Amerika Latin?

Hobi
Netflix dan WIT Studio Buka Beasiswa Penuh untuk Animator. Tertarik Daftar?