Tech

Gawat! Sistem Autopilot Tesla Ternyata Mudah Dikelabuhi

"Bahaya Menggunakan Autopilot Tesla Tanpa Pengemudi" – Jake Fisher

Jingga Irawan

Posted on April 23rd 2021

Adanya sejumlah kasus kecelakaan yang diduga terjadi karena penggunaan fitur autopilot Tesla belakangan ini, terus menjadi perhatian. Sebuah pemberitaan dari Consumer Report, Kamis (22/4), menjelaskan bahwa sistem Autopilot Tesla mudah dikelabuhi. Fitur itu disebut tetap aktif bekerja meskipun tidak ada orang yang berjaga-jaga di kursi pengemudi.

Dilansir dari The Verge, Consumer Reports melakukan tes publikasi setelah terjadi kecelakaan fatal di Texas menewaskan dua orang penumpang yang mengendarai Tesla beberapa waktu lalu. Di mana pihak berwenang menyatakan tidak ada orang duduk di kursi kemudi, yang diduga mereka sedang menggunakan sistem Autopilot.

Kelemahan terbesar dari sistem Autopilot buatan perusahaan milik Elon Musk tersebut adalah masih dibutuhkannya peran manusia untuk tetap mengendalikan kontrol utama. Sehingga tangan pengemudi harus tetap berada pada setir kemudi. Jika tidak ada orang yang berjaga-jaga di belakang setir kemudi, dikhawatirkan terjadi insiden yang tidak diinginkan.

Tangkapan layar oleh Mainmain dari video tes publikasi Consumer Reports

Consumer Reports melakukan tes dengan mengaitkan sebuah benda yang memiliki beban cukup besar (rantai) pada setir kemudi, seolah-olah mensimulasikan tekanan tangan manusia pada kemudi. Peneliti Consumer Reports awalnya duduk di kursi kemudi untuk mengaktifkan Autopilot, kemudian menghentikan mobil sejenak dan ia berpindah duduk ke kursi penumpang.

Dan… Yap! Mobil Tesla yang mereka tumpangi dapat berjalan dengan sistem Autopilot meskipun tidak ada satu pun orang yang berjaga-jaga di kursi pengemudi.  

"Dalam evaluasi kami, sistem tidak hanya gagal untuk memastikan pengemudi memperhatikan, tetapi juga tidak tahu apakah ada pengemudi di sana atau tidak," kata Jake Fisher, direktur senior pengujian otomotif Consumer Reports, yang melakukan percobaan.

Fisher juga memperingatkan agar tidak mencoba menipu fitur Autopilot milik Tesla dengan cara yang sama. Eksperimen ini tidak boleh dilakukan oleh siapa pun kecuali seorang profesional terlatih. Selain melakukan tes di lapangan tertutup, Fisher juga memiliki kru keselamatan yang siaga.

"Saya perjelas: siapapun yang menggunakan Autopilot di jalan tanpa seseorang di kursi pengemudi itu sama halnya menempatkan diri mereka sendiri dan orang lain dalam bahaya,” kata Fisher.

Sistem Autopilot otomatis Tesla memang dapat menjaga mobil tetap terpusat di jalurnya, menjaga jarak dari mobil di depannya, bahkan dapat berpindah jalur sendiri dengan persetujuan pengemudi. Tetapi, Tesla mengatakan pengemudi harus siap untuk mengambil alih kontrol setiap saat.

Kecelakaan di Texas (Reuters: Scott J. Engle)

Saat ini Dewan Keselamatan Transportasi Nasional sedang dalam tahap awal penyelidikan kecelakaan di Texas. Otoritas setempat mengatakan satu pria ditemukan di kursi penumpang, sementara satu lagi di belakang. Mobil tersebut membelok ke luar jalur semestinya, menabrak pohon dan terbakar.

Saat penyelidik sedang mencari tahu apakah sistem Autopilot Tesla sedang digunakan ketika kecelakaan itu terjadi, CEO Tesla Elon Musk menepisnya. Ia mengatakan di Twitter bahwa data log menunjukkan Autopilot tidak dihidupkan dalam mobil yang terlibat kecelakaan di Texas. Dan, fitur "Full Self-Driving" tidak dibeli untuk kendaraan tersebut.

Terlepas dari itu semua, Autopilot Tesla memang belum sempurna. Sebuah penilaian yang dilakukan oleh European New Car Assessment Program memberikan Tesla skor kurang memuaskan tahun lalu. Bahkan, skor tersebut masih kalah jauh dari penilaian Autopilot milik Audi, Mercedes-Benz, BMW, Nissan, dan Ford.

Selain itu, Pengadilan Munich di Jerman juga sempat mengkritik Tesla yang menggunakan fasra “Autopilot” atau “Full Self-Driving” untuk menyebut sistem mengemudinya sebagai kepentingan promosi. Menurut pengadilan, hal itu membuat konsumen melebih-lebihkan kemampuan mobil Teslanya, padahal sistem autopilot itu masih membutuhkan kontrol manusia. (*)

Artikel Terkait
Current Issues
Tesla Klaim Mungkin Ada Seseorang di Kursi Pengemudi dalam Kecelakaan di Texas

Tech
Tim Cook Kasih Kode Mobil Listrik Apple Car Bakal Terapkan Teknologi Otonom

Tech
Petinggi Tesla Akui Elon Musk Berlebihan Soal Label 'Full-Self Driving'