Current Issues

Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Tapi di Kota-Kota Ini Mudik Lokal Diperbolehkan

Dwiwa

Posted on April 17th 2021

Larangan mudik lebaran tahun ini kembali diberlakukan pada 6 Mei sampai 17 Mei mendatang. Pelarangan ini dilakukan pemerintah guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 serta menjaga tren kasus harian yang relatif menurun.

Tapi kalian tahu nggak sih, kalau di beberapa wilayah tertentu, pemerintah memberikan pengecualian untuk pergerakan kendaraan loh. Pengecualian ini dilakukan di delapan wilayah aglomerasi, yakni kesatuan wilayah yang terdiri dari beberapa pusat kota dan kabupaten yang saling terhubung.

Nah, di wilayah aglomerasi ini pergerakan bisa dilakukan lebih bebas jika dibandingkan daerah-daerah lain. Beberapa bahkan sudah memberikan lampu hijau bagi warganya untuk mudik lokal. Lalu kota/kabupaten mana saja ya yang masuk ke dalam wilayah ini?

Di wilayah Sumatera, wilayah aglomerasi ini meliputi Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Karo. Kemudian kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Lalu wilayah yang termasuk dalam Bandung Raya, Jogja Raya dan Solo Raya.

Selain itu, wilayah Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, dan Purwodadi juga menjadi satu wilayah aglomerasi. Begitu juga dengan Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan. Sementara di Pulau Sulawesi, wilayah aglomerasi meliputi Makassar, Sungguminasa, Takalar, dan Maros.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, Pemerintah Daerah telah mengizinkan warga setempat untuk melakukan mudik lokal. Jadi masyarakat di Jogja boleh bepergian antar kota/kabupaten di dalam provinsi yang meliputi Kabupaten Sleman, Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo, dan Kota Yogyakarta.

Wilayah Solo Raya pun memberlakukan hal serupa. Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka juga memberikan lampu hijau kepada warga lokal untuk melakukan perjalanan selama masih dalam kawasan Solo Raya meski tetap melarang mudik dari luar wilayah.

Sementara itu, di Jawa Timur, Dinas Perhubungan Jawa Timur telah menegaskan jika meskipun berada di wilayah aglomerasi, tetapi masyarakat tetap tidak diperbolehkan mudik. Meski begitu, orang-orang yang memiliki keperluan yang jelas dan menunjukkan surat tugas atau surat keterangan lain tetap bisa melakukan perjalanan di wilayah aglomerasi di Jawa Timur. (*)

Artikel Terkait
Current Issues
Belum Melandai, Daerah-Daerah Ini Alami Lonjakan Covid-19 yang Signifikan

Current Issues
Diperpanjang Lagi Hingga 23 Agustus, Ini Aturan PPKM Level 4 yang Berlaku

Current Issues
Banyak Zona Merah Nih, Yuk Tahun Baruan di Rumah Aja